Diduga Aniaya Dua Temannya, Tiga Remaja ini Harus Berurusan dengan Polisi -->

Iklan Semua Halaman

.

Diduga Aniaya Dua Temannya, Tiga Remaja ini Harus Berurusan dengan Polisi

Sunday, August 9, 2020
Ketiga terduga pelaku penganiayaan. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Tiga pria yakni YM, (17), AF (17) dan YD (17) warga Dusun Mekar Sari, Desa Mumbu, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu terpaksa harus berurusan dengan polisi.

Pasalnya, tiga remaja yang masih berstatus pelajar ini diduga telah melakukan penganiayaan terhadap dua orang pria yang merupakan temannya yakni AA (17) dan FDS (17) juga masih pelajar warga Dusun Woja Bawah, Desa Riwo, pada Sabtu (7/8/2020) malam, sekira pukul 21.00 Wita.

Atas kejadian tersebut keluarga korban melaporkan ke polisi dengan Nomor : LP / K /317 / VIII / 2020 / POLRES DOMPU, tertanggal 08 Agustus 2020.

Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Ivan Roland Cristofel, S.T.K melalui PAUR Subbag Humas AIPTU Hujaifah menjelaskan, peristiwa penganiayaan berawal dari AA hendak memberikan makan burung peliharaannya yang pada saat itu ditemani temannya FDS tiba-tiba datang terduga pelaku YM dan memanggil AA untuk keluar di rumahnya.

"Korban keluar dari rumahnya, kemudian YM mempertanyakan tentang hubungan (pacaran, red) dengan seorang perempuan dengan nada APAKAH KAMU MASIH PACARAN DENGAN NANDA korban menjawa IYA dengan nada yang lembut," jelas Hujaifah.

"Mendengar hal tersebut, YM langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul dengan menggunakan tangan (posisi mengepal) dan menendang secara berulang kali di bagian tubuh korban," sambung Hujaifah.

Setelah itu, datang tiga orang teman YM dan ikut melakukan penganiayaan dan korban dipukul secara berulang kali begitu juga dengan teman korban FDS, setelah melakukan penganiayaan terhadap kedua korban, YM dan teman-temannya lari meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Tak lama kemudian, Hujaifah menambahkan, AA dan satu orang temannya FDS beserta keluarga AA akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolres Dompu.

"Atas dasar laporan tersebut, pada Sabtu (8/8) pagi, sekira pukul 17.30 Wita, tim gabungan unit pidum dan opsnal intelkam mencari tahu keberadaan terduga pelaku dan mendapat informasi bahwa tersangka YM beserta teman-temannya yang ikut serta dalam perbuatan tersebut sedang berada di rumah masing-masing," ungkap Hujaifah.

Dikatakannya, tim mendatangi masing-masing rumah terduga pelaku untuk diamankan, namun sebelumnya tim memberikan penjelasan kepada orang tua para pelaku terkait keberadaan para pelaku, selanjutnya tim membawa para pelaku dengan didampingi oleh orangtua.

"Para pelaku saat ini tengah diamankan di Mapolres Dompu guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," serunya.

Terduga pelaku diganjar dengan pasal sangkaan tentang penganiayaan terhadap anak sesuai Pasal 76 c jo pasal 80 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo UU RI No.11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak. [B-10]