Didukung Mantan Sekda, Warga Pane Bangun Musala di atas Lahan 3 Are -->

Iklan Semua Halaman

.

Didukung Mantan Sekda, Warga Pane Bangun Musala di atas Lahan 3 Are

Thursday, August 20, 2020
Suasana Gotong Royong Warga Membangun Musala di Atas Lahan 3 Are di RT 06/02 Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, Kamis (20/08/2020).

Bima, Berita11.com— Mengisi 1 Muharram 1442 Hijriah, masyarakat Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima terus berupaya merampungkan pembangunan musala di RT 06/02 lingkungan setempat, Kamis (20/08/2020).

Musala tersebut dibangun di atas lahan 3 are dan terus dikebut masyarakat setempat.

Menurut H Abdurahman H Wujud, ketua panitia pembangunan musala, lahan pembangunan merupakan wakaf dari Alm KH Muhamad Amin eluas 2.8 are. Seiring kebersamaan warga setempat luas lahan untuk pembangunan musala bertambah.

“Ada sebagian warga yang ikut mewakafkan tanahnya juga, sehingga musala berdiri di lahan tiga are lebih,” ujarnya.

Dijelaskannya, sesuai rencana anggaran dan biaya (RAB) pembangunan musala di lingkungan setempat Rp380 juta, yang terkumpul dari hasil swadaya masyarakat. “Masyarakat alhamdullilah berkat adanya niat yang luar biasa dari Ir M Muhklis (mantan Sekda Kabupaten Bima) anak dari Alm KH Muhamad Amin,” ujar H Abdurahman H Wujud di lokasi pembangunan.

Dikatakannya, tujuan pembangunan musala untuk merangkul masyarakat agar lebih taat lagi beribadah. Karena sebagaimana diketahui jarak ke masjid yang ada, lumayan jauh. Yakni lebih kurang 200 meter. “Dengan jarak tersebut khususnya bagi para Bapak-Ibu yang sudah tidak lagi bisa datang ke masjid, sehinggga kami bermusyarah untuk mendirikan musala agar lebih terjangkau dan dapat lebih giat lagi beribadah,” katanya.

H Abduraman H Wujud juga menyampaikan terima kasih kepada para ahli waris KH M Amin yang telah mewakafkan lahannya. Selain itu, menyampaikan terima kasih kepada warga yang sudah mendonasikan sebagian rezekinya dan tenaganya sehingga proses pembangunan sudah 50 persen. “Insya Allah tahun depan sudah bisa digunakan,” katanya.

Tokoh agama Kelurahan Pane, H Bahnan mengatakan, dengan adanya tanah wakaf ini yang diwakafkan menjadi sarana peribadatan dalam syiar Islam, bisa menjadi wadah berkumpulnya jaamah yang ada di sekitar.

“Karena faktor jarak ke masjid jauh, sehingga dengan adanya musala ini bisa menjadikan ibadah yang lebih taat lagi,” ujarnya.

Ia mengisyaratkan, musalah tersebut rencannya akan dilengkapi Taman Pendidikan Alquran untuk anak, sehingga menjadi genarasi Qurani serta memyiapkan tenaga imam.

H Bahnan berharap, masyarakat umum menyumbangkan sebagian rezekinya untuk keberlangsungan pembagunan musalah tersebut sehingga secepatnya bisa digunakan. [B-12]