Dinas Dikpora Kabupaten Dompu Inginkan PKBM Ada di Setiap Desa -->

Iklan Semua Halaman

.

Dinas Dikpora Kabupaten Dompu Inginkan PKBM Ada di Setiap Desa

Thursday, August 20, 2020
Kepala Bidan PAUD dan Dikmas Dikpora Kabupaten Dompu M. Yusuf Wijaya, M.Pd saat menyampaikan sambutan di acara Pembukaan program PKW di Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa. Foto Poris Berita11.com.

Dompu, Berita11.com - Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu menginginkan adanya lembaga pendidikan non formal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) maupun Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di tiap-tiap Desa.

Keinginan ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Paud dan Dikmas Dinas Dikpora M. Yusuf Wijaya, M.Pd kepada Berita11.com usai acara pembukaan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) yang digelar PKBM Prima Edukasi di Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, Rabu (19/8/2020) siang.

Menurut Yusuf, dengan hadirnya program tersebut, masyarakat bisa meningkatkan taraf pendidikannya. Apalagi, program PKBM ini meluncurkan berbagai program seperti program pendidikan kesetaraan yang meliputi paket A setara SD, paket B setara SMP dan paket C setara SMA dan Keaksaraan Dasar (KD).

Selain itu, PKBM juga menghadirkan program Kursus dan Pelatihan, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Bacaan Masyarakat (TBM), dan PKW dalam bidang keterampilan perbengkelan maupun permebelan.

"Dari Dinas Dikpora menginginkan di setiap Desa ada PKBM, karena PKBM ini berasal dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat sehingga hadirannya PKBM di masing-masing Desa bisa menjadi wadah bagi masyarakat," kata M. Yusuf.

Yusuf menyebutkan, kalau ada PKBM di tiap-tiap Desa tentu masyarakat lebih mudah mendapatkan program, sehingga apa yang diinginkan pemerintah baik Desa, Daerah hingga Pemerintah pusat bisa menyalurkan berbagai macam program.

"Mungkin ada yang butuh pendidikan kesetaraan, buta aksara dan juga kegiatan-kegiatan lain seperti di bidang keterampilan, pemerintah mudah memberikan bantuan melalui PKBM ini," arahannya.

Yusuf berharap kepada masyarakat, agar bisa memanfaatkan program ini, apalagi program PKBM ini bukan bersumber dari Dinas melainkan dari masyarakat itu sendiri dan hal itu juga sudah disosialisasikan ke tiap-tiap Desa.

"Dengan adanya PKBM ini tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani beda dengan pendidikan di bidang formal, kalau di bidang formal, mereka ada SD, SMP dan SMA, begitu juga yang butuh keterampilan semua itu terwadahi dalam program ini," ujarnya.

Yusuf menyarankan, bagi masyarakat yang belum berkesempatan menyelesaikan pendidikan formal setara SD, SMP SMA bisa mendatangi PKBM yang ada di tiap-tiap Desa itu sendiri.

"Jika PKBM sudah terbentuk di tiap-tiap Desa, masyarakat bisa mendatangi PKBM yang ada di Desanya masing-masing, begitu juga dengan yang sudah umur, yang belum bisa membaca atau menulis maupun yang buta aksara," seruannya. [B-10]