FPMPMTM Apresiasi Wakil Bupati Bima dan Kepala Puskesmas Woha -->

Iklan Semua Halaman

.

FPMPMTM Apresiasi Wakil Bupati Bima dan Kepala Puskesmas Woha

Friday, August 28, 2020
Kepala Puskesmas Woha dr. Dewi Puspaningsi mengenakan masker merah saat berselfi dengan warga di Dusun Beringin, Desa Nisa, Kecamatan Woha. Foto ist.

Bima, Berita11.com - Pasca menggelar orasi beberapa hari lalu terkait kelalaian pelayanan BPJS di Puskesmas Woha, dr. Dewi Puspaningsih selaku Kepala Puskesmas setempat mendatangi kediaman Bapak Muhtar di Rt 05 Dusun Beringin, Desa Nisa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Jumat (28/8/2020) pagi.

Kunjungan dr. Dewi Puspaningsi bertujuan untuk meminta maaf kepada keluarga Ibu Fatimah terutama suaminya Pak Muhtar atas kelalaian dalam pelayanan BPJS sehingga Ibu Fatimah telat mendapatkan perawatan medis.

Untuk itu, sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Fourum Pemuda dan Mahasiswa Peduli Masyarakat Tidak Mampu (FPMPMTM) menyampaikan apresiasi terhadap Kepala Puskesmas Woha.

"Kami selaku masyarakat sangat berterima kasih kepada Ibu dr. Dewi Puspaningsi, karena sudah mau berkunjung sekaligus bersilaturahmi dengan kami lebih khusus keluarga yang bermasalah," ucap wanita salah satu massa aksi dari FPMPMTM Nur Atika.

Selain kepada Kepala Puskesmas Woha, wanita yang saat ini tengah melanjutkan strata 1 Hukum di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiyah Bima ini, juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, karena telah mengindahkan atas tuntutan massa aksi sesuai hasil dialog di kediamannya pasca orasi beberapa hari lalu.

"Terima kasih pula kami sampaikan  kepada Bapak Wakil Bupati Bima karena telah menepati janjinya di hadapan masyarakat Desa Nisa Dusun Beringin," beber wanita yang masih semester tiga ini.

Wanita yang berparas cantik ini menuturkan, masyarakat tidak membutuhkan material atau finansial untuk menyelesaikan suatu permasalahan, akan tetapi dengan musyawarah dan mufakat bisa menyelesaikan suatu persoalan.

"Kami tidak membutuhkan amplop, kami pun tidak menbutuh pujian, yang kami harapkan apa yang sudah kami perjuangkan demi kesejahteraan rakyat itu di hargai, masalah apapun bisa diselesaikan dengan cara musyawarah atau mufakat," seruan wanita yang juga terpilih sebagai ketua tingkat di kelasnya ini.

Menurut wanita yang juga pemilik akun facebook Ikha Squerpen ini, Dalam sebuah teori manajemen seorang pemimpin itu perlu membangun komunikasi yang luas untuk menjadikan program yang disusun secara baik dan berhasil ketika memimpin.

Untuk itu, para pemimpin yang sudah dipilih oleh rakyatnya, Ikha kembali mengingatkan para pemimpin, agar amanah serta menepati semua janji yang pernah diucapkan saat berkampanye dulu.

Jadi, seorang pemimpin tidak bisa menjaga amanah, melupakan apa yang pernah diucapkan dalam bentuk janji-janji mensejahterakan rakyatnya, serta tidak bisa bersikap adil, maka itu berarti dia telah menjadi lawan dan musuh utama Rasulullah SAW dan Allah SWT.

"Pemimpin yang menepati janji di hadapan masyarakat itu bagian dari amanah dan tanggung jawab yang keharusan bagi mereka. Hal ini lah yang sudah ditunjukan Wakil Bupati Bima," pungkas Ikha. [B-10]