Gugus Tugas NTB Catat 21 Kasus Positif Baru, 2 Kematian Baru dan 11 Sembuh -->

Iklan Semua Halaman

.

Gugus Tugas NTB Catat 21 Kasus Positif Baru, 2 Kematian Baru dan 11 Sembuh

Monday, August 3, 2020
Drs HL Gita Ariadi M.Si.

Mataram, Berita11.com— Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat dan mengumumkan tambahan 21 kasus positif baru Covid-19 pada Senin (3/08/2020). Selain 21 kasus positif baru, juga tercatat 11 pasien Covid-19 yang sembuh dan dua kasus kematian baru.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Drs H Lalu Gita Ariadi M.Si mengatakan, tambahan kasus baru tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Praya sebanyak 132 sampel dengan hasil 109 sampel negatif, 2 (dua) sampel positif ulangan, dan 21 sampel kasus baru positif Covid-19.

Gita Ariadi menyebut, kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 2151, an. AK, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji;

Pasien nomor 2152, an. IBS, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB;

Pasien nomor 2153, an. R, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB;

Pasien nomor 2154, an. NM, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Sayang Sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid- 19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;

Pasien nomor 2155, an. KF, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Pagesangan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;

Pasien nomor 2156, an. IWR, laki-laki, usia 74 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;

Pasien nomor 2157, an. DSMA, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB;

Pasien nomor 2158, an. ASK, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Rada, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1793. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Madapangga;


Pasien nomor 2159, an. MI, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Midang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju;

Pasien nomor 2160, an. MA, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Sengkol;

Pasien nomor 2161, an. FA, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Desa Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Praya;

Pasien nomor 2162, an. N, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid- 19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya;

Pasien nomor 2163, an. A, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Sambinae, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima;

Pasien nomor 2164, an. NU, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSAD Wirabhakti Mataram;

Pasien nomor 2165, an. THS, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung;

Pasien nomor 2166, an. AS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung;

Pasien nomor 2167, an. HH, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung;

Pasien nomor 2168, an. S, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung;

Pasien nomor 2169, an. NS, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung;

Pasien nomor 2170, an. R, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Bima;

Pasien nomor 2171, an. H, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSJ Mutiara Sukma;

“Dipermaklumkan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 2126, yang semula diumumkan penduduk Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, bahwa pasien sesungguhnya berdomisili di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara,” ujarnya melalui press release Gugus Tugas Provinsi NTB, Senin (03/08/2020).

Dikatakannya, hari ini terdapat penambahan 11 orang yang sembuh dari Covid-19, yaitu pasien nomor 900, an. Tn. MZ, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Desa Kroya, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur; pasien nomor 1153, an. An. AR, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Desa Telaga Waru, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur; pasien nomor 1299, an. Ny. J, perempuan, usia 57 tahun, penduduk Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur; pasien nomor 1305 an. Tn. LAR, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur;

Selain itu, pasien nomor 1359, an. Tn. HP, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Keruak, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur; pasien nomor 1380, an. An. NAH, perempuan, usia 16 tahun, penduduk Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram; pasien nomor 1387, an. An. DH, perempuan, usia 18 tahun, penduduk Desa Tembeng Putik, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur;

Pasien nomor 1816, an. Tn. DMG, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat; pasien nomor 1823, an. Ny. HS, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat; pasien nomor 1924, an. Ny. FK, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur;

Pasien nomor 1993, an. Tn. MDZ, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. “Hari ini juga terdapat penambahan 2 (dua) kasus kematian baru,” katanya.

Dua kasus kematian baru tersebut, yaitu pasien nomor 1612, an. Ny. R, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Selatan Baru, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid; pasien nomor 2156, an. Tn. IWR, laki-laki, usia 74 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Menurutnya, dengan adanya tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi positif, 11 tambahan sembuh baru, dan 2 (dua) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (3/8/2020) sebanyak 2.171 orang, dengan perincian 1.336 orang sudah sembuh, 121 meninggal dunia, serta 714 orang masih positif dan dalam keadaan baik.
Dia mengatakan, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 9.943 orang dengan perincian 315 orang (3%) masih dalam isolasi, 479 orang (5%) masih berstatus probable, 9.149 orang (92%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 16.881 orang, terdiri dari 2.046 orang (12%) masih dalam pemantauan dan 14.835 orang (88%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19. sebanyak 70.587 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.123 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 69.464 orang (98%).

Dihimbau kepada masyarakat untuk mulai membudayakan pola hidup “Nurut Tatanan Baru”, yakni dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam setiap aktifitas, agar tetap aman dan produktif ditengah pandemi Covid-19. Lebih baik mencegah dari pada mengobati, terlebih hingga saat ini vaksin dan obat untuk Covid-19 belum ditemukan dan masih dalam proses uji coba. Karena itu, mari kita disiplin menggunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan, rajin cuci tangan pakai sabun dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Protokol kesehatan ini merupakan langkah pencegahan yang paling efektif untuk menghindari resiko terpapar Covid- 19.

Gugus Tugas Provinsi NTB juga mengimbau seluruh petugas, baik dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya, mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119. [B-24/*]