Lepas Peserta PPL-KKN, Ketua STKIP TSB dan Kapolres Bima Ingatkan untuk Sukeskan Kampung SEHAT -->

Iklan Semua Halaman

.

Lepas Peserta PPL-KKN, Ketua STKIP TSB dan Kapolres Bima Ingatkan untuk Sukeskan Kampung SEHAT

Wednesday, August 12, 2020
Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S.I.K Menyampaikan Sambutan Sebelum Melepas Peserta PPL KKN Terpadu STKIP Taman Siswa Bima, Senin (10/08/2020).

Bima, Berita11.com— Sebanyak 420 peserta Praktik Pengalaman Lapangan dan Kuliah Kerja Nyata (PPL KKN) Terpadu Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima dilepas Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr Ibnu Khaldun M.Si dan Kapolres Bima, AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S.I.K, Senin (10/08/2020).

Pada kegiatan yang dilaksanakan di kampus induk STKIP Taman Siswa Bima di Padolo Palibelo Kabupaten Bima, Ketua STKIP Taman Siswa Bima dan Kapolres Bima mengajak peserta PPL KKN Terpadu agar mensuksesakan program Kampung SEHAT yang diinisiasi Polri.

420 mahasiswa semeter 7 STKIP Taman Siswa Bima yang melaksanakan program PPL KKN Terpadu tersebar di 22 posko di Kota Bima dan Kabupaten Bima.

Dalam sambutannya, Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr Ibnu Khaldun M.Si mengingatkan peserta PPL KKN Terpadu tentang tema besar pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan menggenjot program Kampung SEHAT dengan menyuluh pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan mendoroong terwujudnya desa steril, ekonomi produktif, harmonis, asri, dan tangguh (SEHAT).

“Kita harus mendukung program Kampung SEHAT dari Polri melalui Polres Bima. Kita harus mampu menjadi agen perubahan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat tempat kita mengabdi. Jangan hanya kampungnya yang dibuat sehat, tapi diri masing-masing peserta juga harus dibuat sehat. Benar benar menjaga kesehatan, terutama minum. Selain itu, jaga juga barang barang berharga yang dimiliki dan tetap solid di lokasi PPL dan KKN-nya,” pesan alumnus Magister UGM dan Program Doktoral Universitas Indonesia, ini.

Pria humanis ini, juga membangkitkan semangat mengabdi mahasiswa. Menurutnya, spirit dari pelaksanaan PPL KKN di masa pandemi Covid 19 seperti spirit pejuang masa pra kemerdekaan, yaitu bekerja, mengabdi tanpa mengharap gaji, tendensi dan tanpa pamrih.

“Melalui sprit tersebut, kerja akan menjadi ringan dan tidak menjadi beban fisik, bisa mengingat spirit stay healthy, happy dan harmony. Masa Covid 19 ini menyebabkan banyak masyarakat yang mengalami depresi. Bahkan ada yang sampai bunuh diri. Karena hal tersebut, saya sarankan, jangan jadikan kegiatan ini sebagai beban,” harapnya.

Mantan Staf Ahli DPR RI ini, juga berharap,selama pelaksanan program, mahasiswa yang dibantu dosen pembimbing lapangan mampu menjaga nama baik kampus, diri dan keluarga. Untuk mengetahui perkembangan dari masing-masing posko, pihaknya akan melaksanakan monitoring evaluasi (monev) pada 14 hari pertama.

“Pada14 hari pertama adalah masa konsolidasi internal kelompok dalam posko, mulai dari masa penyusunan pengurus, rencana proker unggulan, terbangun Kordinasi komunikasi yang baik antar peserta, DPL, desa, sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

Ibnu berharap, mahasiswa cepat beradaptasi dengan lingkungan, mengeluarkan segenap pikiran, tenaga dan waktu untuk menanam kebaikan. “Insya Allah kebaikan akan mendatangkan kebaikan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Bima, AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S.IK juga mengharapkan hal yang sama, agar peserta PPL KKN Terpadu membantu mewujudkan Kampung SEHAT.

Diinformasikan, sejumlah desa di Kabupaten Bima dan Kota Bima tengah menyiapkan diri mengikuti lomba Kampung SEHAT. Untuk itu, ia berharap mahasiswa yang mengikuti PPL-KKN ikut andil membantu sejumlah tersebut.

“Beberapa desa, sudah ada yang mewakili Desa SEHAT. Mohon untuk dibantu. KKN adalah tugas terakhir untuk pengabdian di tingkat sarjana. Silakan berbaur dengan masyarakat. Adik-adik harus mampu berkreasi. Tinggal bagaimana bisa merangkul dan bersinergi dengan pemerintah. Silakan bersinergi juga dengan kami (Polri, red) untuk kampung SEHAT,” harapnya.

Kapolres menyampaikan selamat untuk peserta PPL KKN Terpadu. Bagi Gunawan, mahasiswa adalah mitra di lapangan. “Adik-adik mahasiswa adalah mitra dan rekan saya. Setelah lulus kami harapkan untuk terus menjaga ikatan dengan kami. Mungkin nanti akan ada yang menjadi Kades, bupati, anggota DPRD dan lain lain,” pungkasnya.

Untuk diketahui, setidaknya 420 mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima yang melaksanakan program PPL-KKN Terpadu pada masa pandemi Covid-19. Mahasiswa tersebut terbagi 22 kelompok. Ratusan mahasiswa tersebut melaksanakan program di sejumlah kelurahan di Kota Bima, seperti di Kelurahan Jatibaru, Matakando, Nitu, Kolo dan Kendo. Adapun di Kabupaten Bima, posko KKN terbagi di Desa Leu, Kananga, Rada, Darussalam, Sondosia, Samili, Tenga, Dadibou, Rabakodo, Roka, Dore, Teke, Belo, Ragi, dan Monta Baru. Programm PPL KKN Terpadu STIKP Taman Siswa Bima, tahun 2020 dilaksanakan 10 Agustus– 3 Oktober 2020 mendatang. [B-11]