Mahasiswa UMM Bagikan Sembako dan Jamu kepada Warga Desa Benawa Tengah -->

Iklan Semua Halaman

.

Mahasiswa UMM Bagikan Sembako dan Jamu kepada Warga Desa Benawa Tengah

Tuesday, August 25, 2020
Mahasiswa UMM Menyalurkan Sembako kepada Warga Desa Benawa Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kegiatan ini Merupakan Bagian dari PMM Mahasiswa UMM Sekaligus Upaya Mencegah Penularan Covid-19.


Bima, Berita11.com  Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bekerja sama dengan perangkat Desa Benawa Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melakukan berbagai aksi sosial guna pencegahan penularan Covid-19.

Kegiatan tersebut merupakan bagian Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang dimulai di desa setempat, sejak Senin, 27 Juli 2020 lalu.

Koordinator PMM, Muhammad Nashih menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan terobosan baru dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) kampus guna pengganti kegiatan KKN yang tidak bisa dilaksanakan di masa pandemi.

“PMM ini sudah berjalan selama tiga minggu sejak Senin (27/7/2020) gelombang empat Kelompok 42 ini sudah melakukan banyak kegiatan guna pencegahan penularan Covid-19 di Desa Benawa Tengah,” kata Nashih yang didampingi empat temannya, Mahdi, Fuadie, Syafii, Alisa dan dosen pembimbing Sholahuddin Al-Fatih, Selasa (25/08/2020).

Kelompok PMM tersebut membagikan paket Sembako dan jamu penguat daya tahan tubuh kepada warga Desa Benawa Tengah, kalangan menengah ke bawah.

Menurut Nashih, hal itu sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak Covid-19.

Pembagian tersebut tidak serta merta dilakukannya sendiri, tetapi juga atau bekerja sama dengan pihak kelurahan dan rukun tetangga (RT).

“PMM UMM membagikan 100 paket Sembako yang berisikan lima liter beras/paket dan beberapa jenis Sembako lainnya, seperti gula, teh dan mie instan kepada kalangan menengah kebawah di seluruh wilayah Desa Benawa Tengah,” ujar Nashih.

Nashih menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan, yaitu dari kelompok PMM dan melalui kelurahan. Setelah itu, pihak kelurahan menghubungi RT untuk mengambil bantuan, kemudian pihak RT yang menyerahkan kepada warga kalangan menengah ke bawah.

"Alhamdulillah, dari semua mekanisme penyaluran Sembako berjalan secara kondusif dan tetap menaati peraturan social distancing dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan,” tukasnya.

Ditambahkannya, tujuan dalam PMM untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kesehatan dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan mendukung program new normal.

Sebelumnya, kelompok PMM ini sudah melakukan penyemprotan disenfektan di beberapa tempat ibadah, berbagi masker dan handsanitizer di Desa Benawa Tengah. [B-12]