Penangkapan Dua Orang Pelaku Pembacok MC Dibantah, Warga: Harusnya Tiga Orang -->

Iklan Semua Halaman

.

Penangkapan Dua Orang Pelaku Pembacok MC Dibantah, Warga: Harusnya Tiga Orang

Sunday, August 23, 2020
Warga Desa Kareke usai memberikan keterangan pers di kediaman korban. Foto Poris Berita11.com.

Dompu, Berita11.com - Warga Desa Kareke Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu NTB membantah atas pemberitaan penangkapan dua orang terduga pelaku pembacok MC (14) pemuda desa setempat sebagaimana yang diberitakan sebelumnya.

Pasalnya, tiga orang yang seharusnya terduga pelaku hanya ditahan dua orang saja yakni IH (15) dan MA (15) sedangkan satu orang terduga lainnya yang ikut membantu dan memfasilitasi (pemilik sepeda motor) inisial FZ saat melakukan aksi pembacokan tidak ditahan alias dibebaskan.

Salah satu warga setempat Sri Yulianti, wanita 45 tahun, kepada Berita11.com menyebutkan, saat menanyakan ketiga pelaku pasca penangkapan itu, ketiganya mengaku termasuk salah seorang yang dibebaskan tersebut.

"Kebetulan kami berada di Mapolres Dompu sambil menunggu BAP (Berita Acara Pemeriksaan) saksi petunjuk, tidak lama kemudian datang anggota polisi yang membawa tiga orang pelaku, sebelum mereka diperiksa saya sempat tanya ketiga orang itu, mereka mengaku termasuk pemilik motor ini inisial FZ," ungkap Yuli, Minggu (23/8) malam.

Pada saat itu juga, Yuli sempat mempertanyakan ketiga terduga siapa pelaku utama dalam aksi tersebut, terduga pelaku utama mengakui, begitu juga dengan kedua kawanannya.

"Saya menanyakan ketiganya, pelaku pembacok dijawab sama pelaku berinisial IH duduk di tengah, yang mengendarai sepeda motor MA sedangkan pemilik motor FZ di belakang," beber Yuli.

Hal itu juga diperkuat Zulfahri pria 28 tahun dan juga Fitriani wanita 43 tahun saat menyaksikan ketika Yuli mempertanyakan ketiga terduga pelaku.

"Termasuk saya juga menyaksikan dan mendengar pengakuan mereka dan mereka mengakui perbuatannya, saya berada di sana (Mapolres Dompu, red) mulai dari setelah isya sampai jam 02.00 dini hari," seruan Zulfahri.

Pernyataan serupa disampaikan korban MC, ia mengakui, saat peristiwa itu, sempat melihat ketiga orang terduga pelaku yakni IH, MA dan FZ. "Iya, saya melihat dengan jelas mereka bertiga saat kejadian, mereka berbonceng tiga," ujar korban yang merupakan anak yatim ini.

Di tempat yang sama, penuturan senada disampaikan teman korban berinisial FDS yang membonceng korban saat kejadian. Ia mengakui dan melihat dengan jelas ketiga pelaku bahkan sepeda motor yang mereka digunakan saat itu.

"Saya melihat persis ketiganya, yang melakukan pembacokan yang duduk di tengah, dan sepeda motor itu (Scopy) mereka gunakan," terang teman korban FDS.

Sebelumnya, Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Cristofel S.T.K saat dihubungi Berita11.com via pesan WhatsApp menjelaskan, kejadian tersebut dipicu masalah asmara dan peristiwa berdarah yang dialami MC ini diduga dilakukan oleh dua orang yakni IH dan MA.

"Pada saat kejadian, emang dua orang pelakunya, satu eksekutor dan satunya lagi yang mengendarai sepeda motor," ungkap Kasat Reskrim, Minggu (23/8) siang, sekira pukul 13.35 Wita. [B-10]