Perjuangan Pelaku Curanmor Berujung di Balik Jeruji Besi -->

Iklan Semua Halaman

.

Perjuangan Pelaku Curanmor Berujung di Balik Jeruji Besi

Sunday, August 9, 2020
MR saat di Mapolres Dompu. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Nasib tak berpihak terhadap perjuangan seorang pria berinisial MR 26 tahun, pelaku Curanmor, kini harus berujung di balik jeruji besi.

Pria yang diketahui warga Dusun Napa, Desa Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu ini tak berkutik setelah dicokok (tangkap) Tim Puma Polres Dompu, Sabtu (8/8/2020) malam, sekira pukul 21.30 Wita.

Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Ivan Roland Cristofel, S.T.K melalui PAUR Subbag Humas AIPTU Hujaifah mengungkapkan, penangkapan MR bedasarkan laporan korban M. Syaiful Ramadhan pria 23 tahun, warga Lingkungan Dore, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja dengan Nomor LP / K /318 / VIII / 2020 / POLRES DOMPU, tertanggal 08 Agustus 2020.

"Saat korban berkunjung di rumah keluarganya yang berada di Dusun Pandai, Desa Kareke, kemudian korban memarkirkan kendaraan sepeda motornya di depan rumah keluarganya yang bersebelahan dengan kuburan," ungkap Hujaifah.

Pada saat korban hendak pulang, lanjut Hujaifah, korban tidak melihat sepeda motornya yang diparkir sehingga korban melaporkan ke Mapolres Dompu.
BB yang berhasil diamankan. Foto ist

"Atas laporan itu, sekira pukul 21.00 Wita, tim Puma Polres Dompu melakukan patroli hunting (berburu, red) dan menyebar di wilayah hukum Polsek Dompu sambil mengantongi ciri-ciri sepeda motor tersebut," serunya.

Upaya yang dilakukan polisi akhirnya membuahkan hasil, yang dimana pelaku sedang mengendarai sepeda motor hasil curian itu melewati jalan lintas Lakey. "Tim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka dan BB (barang bukti) yang dikendarai pelaku," urainya.

Saat dilakukan penangkapan, selain satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 warna hitam, polisi juga mengamankan satu buah kunci leter T. Selanjutnya, pelaku dan BB akhirnya digiring ke Mapolres Dompu guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, terduga pelaku diganjar dengan pasal sangkaan yakni pasal Pasal 363 ayat (1) yang berbunyi sebagai berikut.

"Barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah." [B-10]