Premanisme "Dilibas", Polres Sumbawa Barat Bidik Sejumlah Kasus Tipikor, ini Daftarnya -->

Iklan Semua Halaman

.

Premanisme "Dilibas", Polres Sumbawa Barat Bidik Sejumlah Kasus Tipikor, ini Daftarnya

Tuesday, August 25, 2020
Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono Didampingi Kasat Reskrim dan Penyidik Tipikor Polres Sumbawa Barat Menunjukan Barang Bukti Kejahatan saat Menggelar Konferensi Pers di Mako Polres Sumbawa Barat,  Senin (24/08/2020).

Taliwang, Berita11.com— Kepolsian Resor (Polres) Sumbawa Barat berhasil mengungkap sejumlah kasus kelas kakap dalam beberapa waktu terakhir, termasuk berkaitan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) saham milik pemerintah daerah di Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) NTB, tahun 2012 lalu.

Perihal pengungkapan sejumlah kasus Tipidum dan Tipikor disampaikan Kapolres Sumbawa Barat NTB AKBP Herman Suriyono SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Afrijal SIK serta para penyidik Tipidum dan Tipikor Polres Sumbawa Barat dalam konferensi pers di Mako Polres Sumbawa Barat, Senin (254/08/2020).

Kapolres menyebutkan, penyidik Polres Sumbawa Barat tidak hanya memproses hukum tindak pidana umum berkaitan kasus di muka umum yang secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang lain dan barang, dua tersangka berinisial SA dan MS alias BJ yang dijerat pasal 170 ayat (1) KUHP. Namun Polres Sumbawa Barat berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi PD BPRNTB

“Kedua oknum terduga pelaku tindak pidana kekerasan dan perusakan yang melibatkan alias SA dan MS alias BJ, sudah diamankan di ruang tahanan Mapolres Sumbawa Barat sejak 23 Agustus 2020 hingga 20 hari ke depan,” katanya.

Ia menjelaskan, kedua tersangka diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan. Sebelumnya polisi telah mengamankan barang bukti alat pengeras suara (megaphone) milik Aliansi Gerakan Masyarakat Sumbawa Barat Mencari Keadilan (GMSBMK) yang dirusak saat orator menyampaikan aspirasi di depan Graha Fitrah Bupati Sumbawa Barat, Kamis (13/8/2020) lalu.

Dikatakan Kapolres, argumen dan motif kedua oknum terduga pelaku tindak pidana kekerasan dan perusakan tersebut, karena tidak ingin melihat dan mendengar siapapun yang mengganggu dan mencaci maki pejabat tinggi birokrasi di Sumbawa Barat.

“Kita Kepolisian Republik Indonesia selaku penegak hukum tetap menindak tegas dan proses siapapun oknum yang melakukan tindak pidana, tanpa pandang bulu, terlebih lagi tindak Kekerasan dan perusakan tersebut dilakukan terhadap warga negara yang tengah menyampaikan aspirasi sesuai aturan dalam demokrasi yang di lindungi undang-undang,” tandasnya.

Pihaknya juga berharap kepada seluruh masyarakat dari berbagai elemen, jika melakukan aksi unjuk rasa atau menyampaikan pendapat, tidak menyerang personal atau kearifan lokal. Namun fokus pada berbagai kebijakan dan program pejabat terkait.

Adapun sejumlah kasus tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan nasabah dan keuangan daerah pada PD BPR NTB bernilai ratusan juta rupiah dan terjadi sejak 2012 lalu. Kasus tersebut diduga melibatkan empat karyawan sebagai tersangka dan telah ditahan untuk proses hukum.

“Untuk kasus dugaan tindak pidana korupsi di BPR NTB, sudah menetapkan empat orang tersangka, yaitu inisial SMselaku Kabag Kredit dan (ID) Kabag Oprasional Kredit serta (SW) Kabag Umum juga (HD) staf di BPR,” ungkap Kapolres.

Untuk diketahui, selain kasus tindak piana kekerasan dan perusakan yang melibat dua oknum tersangka serta kasus Tipikor dengan 4 orang tersangka tersebut, Polres Sumbawa Barat juga tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap sejumlah kasus Tipikor lainnya, termasuk kasus pengelolaan keuangan Desa Seminar Salit Brang Rea Sumbawa Barat sesuai LP/04/1/2020/NTB Res KSB-2 Januari 2020, kasus pengadaan Lampu Tenaga Surya (LTS) di Desa Labuhan Lalar Taliwang KSB, LP/21/1/2020/NTB Res KSB 27 Januari 2020, serta kasus penjualan asset (tanah) milik Pemda di wilayah Benete Maluk Sumbawa Barat, LP/115/VI/2920/NTB- 15 Juni 2020.

Sejumlah kasus dugaan Tipikor lain yang tengah dibidik penyidik Polres Sumbawa Barat, termasuk kasus dugaan penyalahgunaan keuangan negara di Desa Mantun Maluk, Desa Dasan Anyar Jereweh dan desa lainnya di wilayah Sumbawa Barat.

Kegiatan press release dipimpin langsung Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Afrijal.SIK, Kasi Propam Pokres IPTU Kariyadi, Kanit Reskrim Tipikor Polres IPDA Zaenal Abidin didampingi Kanit 3 Satuan Reskrim AIPDA Komang Darmada dan penyidik Tipikor Bripka Herman SH. [B-14]