Sempat Kabur, Pelaku Pembacok Pemuda Kareke Akhirnya Keok di Tangan Polisi -->

Iklan Semua Halaman

.

Sempat Kabur, Pelaku Pembacok Pemuda Kareke Akhirnya Keok di Tangan Polisi

Sunday, August 23, 2020
Dua pelajar terduga pelaku pembacok yang amankan di Mapolres Dompu. Foto ist.

Dompu, Berita11.com - Dua orang pria diketahui berstatus pelajar masing-masing berinisial IH (15) dan MA (15) warga Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu akhirnya keok di tangan Polisi.

Dua pelajar ini ditangkap tim PUMA Polres Dompu bertempat di taman Kota Dompu, pada Sabtu (23/8/2020) malam, sekira pukul 22.30 Wita, setelah berhasil kabur pasca membacok seorang pria warga Desa Kareke inisial MC (14).

Peristiwa berdarah dialami MC ini terjadi di belakang Kantor Kejaksaan Negeri Dompu, Kelurahan Bada, pada Senin (17/8) malam, sekira pukul 22.30 Wita.

Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Cristofel S.T.K melalui PAUR Subbag Humas AIPTU Hujaifah mengungkapkan, penangkapan itu berdasarkan Laporan Polisi dengan Nomor : LP / K / 340 / VIII/ 2020 / NTB / Res. Dompu, Tanggal 17 Agustus 2020.

"Setelah mendapat laporan tersebut, Kasat Reskrim memerintahkan tim PUMA untuk melacak keberadaan terduga pelaku, setelah mendapat informasi tentang keberadaan terduga pelaku tim mendatangi tempat keberadaan terduga di taman kota Dompu," ungkap Hujaifah.
Barang bukti yang digunakan terduga pelaku. Foto ist

Tiba di Taman Kota Dompu, pelaku sempat mau kabur, namun upaya sigap tim PUMA berhasil patahkan pergerakan terduga pelaku akhirnya kedua pelajar ini berhasil dibekuk sehingga tak bisa berkutik.

"Setelah ditangkap di taman Kota Dompu tim PUMA menggiring ke Mapolres Dompu guna dimintai pertanggungjawabkan atas perbuatannya dan diproses hukum lebih lanjut," beber Hujaifah.

Sebelumnya, dua pelajar ini membacok korban mengunakan kapak yang terbuat dari cakram Sepeda Motor yang menyebapkan korban mengalami luka robek pada bagian lengan tangan kanan sehingga berdarah dan barang bukti milik terduga pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Dompu.

Atas perbuatan kedua pelajar ini diganjar dengan pasal sangkaan yakni pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Jo Pasal  351 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana. [B-10]