Tiga Terduga Pelaku Pembacok MC Terancam Pasal Berlapis -->

Iklan Semua Halaman

.

Tiga Terduga Pelaku Pembacok MC Terancam Pasal Berlapis

Monday, August 24, 2020
Usai menggelar konferensi pers. Foto Poris Berita11.com.

Dompu, Berita11.com - Kepolisian Resor Dompu telah mengamankan tiga orang yang sebelumnya diberitakan dua orang diduga pelaku pembacok MC warga Desa Kareke Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu yang terjadi di belakang Kantor Kejaksaan Negeri Dompu pada Senin (17/8) malam. Ketiganya diancam dengan jeratan pasal yang berlapis.

Ketiganya diterapkan dengan pasal sangkaan yakni pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan, pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan pasal 75 huruf (c) dan pasal 40 ayat 1 tentang UU perlindungan anak Nomor 35 Tahun 2014.

"Undang-undang darurat diancam hukuman pidana 10 tahun penjara, sedangkan UU Perlindungan Anak diancam pidana penjara 3 tahun 6 bulan dan pasal 351 ayat 1 dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan," ungkap Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.IK didampingi Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Cristofel S.T.K saat menggelar konferensi pers di depan ruang Tipiter dan PPA, Senin (24/8/2020) siang.

Pasal yang diterapkan tersebut, Masing-masing ketiga pelaku akan diterapkan dengan pasal sesuai perbuatannya baik untuk pelaku sendiri maupun yang ikut serta ataupun cuman hanya membantu karena mempunyai peran masing-masing. 

Menurut Kapolres Dompu, peristiwa tersebut dipicu masalah sepele yakni masalah asmara, hingga terduga pelaku tega menganiaya korban dengan cara membacok menggunakan kapak yang terbuat dari piring cakram sepeda motor.

"Motifnya hanya masalah cewek, ketiga pelaku ini masih anak-anak tetapi perbuatannya melebihi perbuatan orang dewasa dan semuanya masih pelajar, satu orang masih SMP dan dua orang SMA dan pelaku utamanya inisial IH," beber Kapolres.

Sebelumnya, dua orang diamankan yakni IH (15) dan MA (15) selaku pengendara sepeda motor, setelah dilakukan pengembangan dari hasil pengembangan polisi mendapatkan pelaku lainnya yakni FZ yang merupakan pemilik sepeda motor dan ikut terlibat saat aksi. [B-10]