Untuk Kepentingan Penyidikan, Jenazah Iksan Pratama Diotopsi -->

Iklan Semua Halaman

.

Untuk Kepentingan Penyidikan, Jenazah Iksan Pratama Diotopsi

Friday, August 21, 2020
Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Ivan Roland Cristofel, S.T.K. Dok. Poris Berita11.com.

Dompu, Berita11.com - Kepolisian Resor Dompu melalui Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Cristofel S.T.K mengatakan, jenazah Iksan Pratama (30) warga Dusun Potu Dua, Desa Dorebara, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu tetap dilakukan otopsi.

Hal itu dilakukan demi kepentingan penyidikan sebagaimana yang telah diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) pasal 133 ayat 1, 2, dan 3.

"Otopsi tetap dilaksanakan guna menjadi alat bukti dipersidangan, jadi lengkap alat bukti yang dimiliki Polisi," jelas Kasat Reskrim Polres Dompu saat dihubungi Berita11.com, via pesan WhatsApp, Jumat (21/8/2020) siang.

Menurut Ivan, di dalam pasal tersebut disebutkan untuk kepentingan peradilan menangani korban, penyidik berwenang meminta keterangan ahli, permintaan tersebut bisa secara tertulis dan menyebutkan pemeriksaan luka mayat atau bedah mayat. 

Sementara itu, lanjut Kasat Reskrim, pasal lain yang mengatur perihal otopsi yakni Pasal 134 ayat 1,2,3 KUHAP yang menyatakan, bila untuk pembuktian, bedah mayat tidak mungkin dihindari, maka penyidik wajib informasikan kepada keluarga dan wajib menerangkan sejelas-jelasnya maksud dan tujuan otopsi. Bila 2 x 24 jam tidak ada tanggapan dari keluarga, maka penyidik segera laksanakan otopsi

"Dari sini, polisi bergerak untuk melakukan otopsi terhadap korban dan otopsi ini juga sudah disepakati oleh keluarga besar Dorebara," terang Ivan.

Dari awal kejadian, keluarga korban memang sudah meminta untuk diotopsi, hanya saja pihak kepolisian baru bisa dilaksanakan hari ini, Jumat (21/8) siang, dan yang melakukan otopsi yakni tim vorensik dari Bidang Kedokteran Kesehatan (Bidokkes) Kepolisian Daerah (Polda) NTB dan dibantu tim inavis Polres Dompu.

"Mulai dilakukan otopsi usai Jumatan, dan prosesi otopsi dilakukan tim vorensik dari Bidokkes Polda NTB," pungkas Kasat Reskrim. [B-10]