23 Pelanggar Terjaring Tim Gabungan dalam Operasi Yustisi Covid-19 -->

Iklan Semua Halaman

.

23 Pelanggar Terjaring Tim Gabungan dalam Operasi Yustisi Covid-19

Thursday, September 17, 2020
Kompol Nusra Nugrahan, SH saat memberikan sapu lidi ke pelanggar sebagai hukuman melanggar yustisi Covid-19. Foto ist.

Dompu, Berita11.com - Dalam Rangka penindakan dan penegakan hukum dalam operasi yustisi Covid-19 di Kabupaten Dompu sesuai Peraturan Daerah (Perda), Nomor 07 Tahun 2020 dan Peraturan Gubernur Provinsi NTB Nomor 50 tahun 2020. 

Tim gabungan yang terdiri dari personel polres Dompu, Kodim 1614 Dompu, Brimob, Pemda  Kejaksaan, Sat Pol PP dan Dinas Kesehatan sebanyak 50 orang anggota menjaring 23 pelanggar, Kamis (17/9/20) pagi.

Sebelum dilakukan operasi yustisi, tim gabungan terlebih dahulu melakukan apel di lapangan Mapolres dan dipimpin Kabag Ops, Kompol Nusra Nugrahan SH, sedangkan dikoordinator operasi yustisi di lapangan dipimpin Kasat Lantas IPTU I Wayan Sukarsana SH.

Menurut Ps. PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah, saat memimpin apel, Kabag Ops Kompol Nusra Nugrahan SH menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut adalah sebagai bentuk tanggung jawab aparatur negara dan demi menyelamatkan orang banyak. 

"Saya meminta kepada rekan-rekan semua untuk bekerja dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, apalagi, penindakan yustisi Covid-19 ini merupakan tanggung jawab kita semua," kata Hujaifah yang dikutip dari arahan Nusra Nugrahan.

Setelah melaksanakan apel pagi,
Sekira pukul 08.20 Wita, personil gabungan TNI - POLRI dan Instansi terkait menuju ke lokasi tempat pelaksanaan operasi tepatnya di Jalan Lintas Dompu - Sumbawa depan Kantor Kecamatan Woja Kelurahan Monta baru. 
Apel kesiapan anggota di halaman Mapolres Dompu sebelum turun menggelar operasi yustisi. Foto ist.

"Setelah tiba di lokasi, tim gabungan melaksanakan Operasi Yustisi, penindakan dan penegakan hukum penggunaan masker sesuai Perda dan Pemprov," ungkap Hujaifah.

Pada saat itu memperketat jalannya operasi tim temukan masih banyak masyarakat yang tidak patuh dengan imbauan dari pemerintahan agar tetap memakai masker saat beraktifitas di luar rumah. 

"Sehingga aparat gabungan melakukan tindakan sanksi sosial terhadap 23 orang yang masih melakukan pelanggaran berupa, menyapu jalan, dan push up," terangnya.

Sementara, Kasat lantas selaku koordinator lapangan mengimbau kepada seluruh masyarakat yang diperiksa pada saat operasi agar Patuh dan taat kepada protokol Covid19. 

Tak hanya itu, Kasat Lantas juga menghimbau kepada pengguna jalan yang terkena jaring untuk patuh terhadap aturan lalu lintas sebagai pengguna jalan.

"Kegiatan operasi yustisi berakhir pukul 09.10 Wita, dan kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan terkendali," pungkas Hujaifah. [B-10]