Catatan Ketua Umum DPD IMM NTB Terkait Pelaksanaan Pilkada 2020 -->

Iklan Semua Halaman

.

Catatan Ketua Umum DPD IMM NTB Terkait Pelaksanaan Pilkada 2020

Friday, September 25, 2020
Ketua DPD IMM NTB, Miftahul Khair. Foto Ist.
Ketua DPD IMM NTB, Miftahul Khair. Foto Ist.

 

Mataram, Berita11.com— Pilkada serentak yang akan diselenggarakan Rabu, 9 Desember 2020 mendatang merupakan pesta demokrasi rakyat, yang mana akan menentukan pemimpin lima tahun mendatang,sehingga harus dijalankan dengan maksimal dan bernilai. Di tengah keadaan pandemi Covid-19, tentu pesta demokrasi bukan menjadi hal yang mudah, namun juga harus tetap hati-hati dan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pelaksana.

 

Demikian catatan Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Nusa Tenggara Barat (DPD IMM NTB), Miftahul Khair. Ia mengatakan, kajian yang mendalam dikuatkan kondisi dil apangan yang terjadi akhir-akhir ini, mulai dari konfoi tidak taat protokol kesehatan yang dilakukan oleh para pendungkung pasangan calon bupati dan wali kota di berbagai kabupaten dan kota di NTB.


Menurutnya, hal itu dikhawatirkan akan memicu munculnya klaster baru Covid-19 dan terjadinya insiden antara pendukung, masyarakat yang tidak puas dengan keputusan KPU.


“Kami dari DPD IMM NTB ingin mengajak kepada semua pihak mulai pemerintah, penyelengggara, pengawas, TNI, Polri, tokoh pemuda, tokoh Agama, tokoh  masyarakat dan terlebih kepada seluruh masyarakat khususnya di NTB tujuh kabupaten dan kota yang mengikuti pesta Demokrasi 9 Desember 2020 mendatang agar dalam membangun situasi perpolitikan yang santun, tertib aturan dan mematuhi prosedur yang berlaku, menegakkan protokol kesehatan, apalagi di tengah keadaan pandemi Covid-19,” ajak Miftahul.

 

Selain itu, DPD IMM NTB juga  semua paslon yang mengikuti pesta demokrasi pada 9 Desember 2020 mendatang agar mengimbau pendukung dan simpatisan mengedepankan nilai dan edukasi dalam berpolitik. Hal lainnya, membangun politik yang sehat. Karena saat ini sedang berpesta di tengah wabah Covid-19. “Karena capaian yang utama bukanlah siapa yang menang, tapi hal terpenting adalah proses penyelenggaraan ini dapat ditempuh dengan jalan yang aman, tertib dan damai,” katanya.


Miftahul menyatakan, DPD IMM NTB  menyayangkan jika para elit politik melakukan cara-cara agresif di tengah pesta demokrasi yang dapat berefek besar terhadap keselamatan masyarakat.


“Merugikan kita semua, sehingga substansi dari apa yang menjadi harapan demokrasi itu tidak tersampaikan. Maka, jika ada langkah dan cara-cara yang bijak untuk ditempuh, maka akan menjadi sangat baik dilakukan, karena harapan terbesar kita Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid -19 ini berjalan aman, tertib dan sukses,” ucapnya. [B-19]