DPD IMM NTB Gelar Ngopi Kemerdekaan, ini Lima Solusi New Normal yang Diharapkan -->

Iklan Semua Halaman

.

DPD IMM NTB Gelar Ngopi Kemerdekaan, ini Lima Solusi New Normal yang Diharapkan

Friday, September 11, 2020
Foto Bersama Ketua DPD IMM NTB Bersama Kapolda NTB dan Sejumlah Narasumber dalam Ngopi Kemerdekaan.

Mataram, Berita11.com—Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Nusa Tenggara Barat (DPD IMM NTB ) menggelar Ngopi Kemerdekaan di Kota Mataram, Kamis (10/09/2020). Kegiatan ini menghasilkan lima poin yang diharapkan dilaksanakan saat pascacovid-19 (new normal).

Kegiatan dihadiri banyak tokoh penting, di antaranya Kapolda NTB Irjen Pol H Muhammad Iqbal S.IK yang ditunjuk sebagai keynot speaker.

Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi atas agenda kepemudaan yang memberikan edukasi dan tiada henti berupaya maksimal dalam membangun SDM, ekonomi, dan, pendidikan. Terutama berkaitan penanganan wabah Covid-19 yang saat ini masuk era new normal.

“Di samping itu konsep besar yang tidak kalah penting adalah kita ingin bersama-sama melawan Covid-19 ini dengan mengedukasi. Salah satunya adalah membangun Kampung SEHAT, yang mana ini akan mengajak masyarakat kita mulai dari aspek hidup sehat sampai pada membangun ekonomi kreatif dan produktif,” ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, untuk mewujudkan Kampung SEHAT, dirinya tak mampu bergerak sendiri. Namun harus bersama anak muda dan semua lapisan masyarakat serta pemerintah daerah di Provinsi NTB.

Adapun Ketua Umum DPD IMM NTB Miftahul Khair menyampaikan poin penting di balik kegiatan Ngopi Kemerdekaan. Menurutnya, anak-anak muda tidak boleh terhenti bersama melawan Covid-19 dengan berbagai cara, di antaranya membangun budaya hidup sehat, menciptakan lingkungan yang asri dan bersih, baik kesehatan, politik, budaya dan hal lain.

“Di samping itu, juga aspek penguatan ekonomi produktif, maka semua pihak harus bahu membahu untuk menciptakan ekonomi produktif di tengah new normal ini. Karena dengan demikian, kita akan bisa terus hidup walau dalam keadaan new normal,” ujarnya.

Miftahul Khair menambahkan, hal lain tidak kalah pentingnya berkaitan SDM di NTB yang harus terus dikuatkan agar tercipta keasrian dalam berfikir, sehingga memiliki solusi setiap masalah yang dihadapi, terutama dalam melawan wabah Covid-19.

Ngopi Kemerdekaan juga dihadiri sejumlah kepala OPD lingkup Pemrov NTB di antaranya Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti SE ME.

Nuryanti menyampaikan pemerintah provinsi melalui Dinas Perindustrian NTB akan memaksimalkan upaya membangun kekuatan ekonomi daerah dan perindustrian NTB agar mendunia. Dia berharap hal itu diawali dasri anak muda.

Sementara itu, Direktur Gerbang NTB Emas, Samsul Hadi mengatakan, anak muda harus memiliki optimisme dan mimpi besar untuk NTB emas masa mendatang dengan mengasah potensi individu dan menguatkan komunikasi yang masih dengan pemangku kepentingan (stake holder).

“Kita tidak boleh terdiam, apalagi di tengah wabah Covid-19 ini,” ujarnya.

Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTB, Abdul Hanan mengatakan, OJK akan memaksimalkan pertumbuhan ekonomi NTB, di tengah new normal. Pihaknya mengajak para pemuda bersama-sama mengawal NTB emas.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram yang diwakili Syahrir Idris M.Pd.,PhD menyampaikan keadaan yang menghempit karena adanya Covid-19 sangat terasa efeknya di pergiruan tinggi, sehingga kegiatan akademik atau kuliah harus disesuaikan mengikuti perkembangan protokol kesehatan. “UMMAT akan terus melahirkan generasi-genersa yang mencerahkan,” ujarnya.

Dari kegiatan Ngopi Kemerdekaan ini, DPD IMM NTB merumuskan lima solusi untuk masyarakat agar lebih produktif dan tangguh dalam menghadapi wabah Covid-19. DPD IMM NTB mengajak pemerintah daerah dan Polda NTB mengoptimalkan masa new normal agar tercipta masyarakat sejahtera dan produktif, di antarannya dengan menguatkan ekonomi umat, menguatkan SDM produktif, menguatkan dan menghidupkan UMKM solutif, menguatkan gerakan melawan Covid-19 dan membangun industrialisasi secara masih. [B-19]