HMI Minta Bawaslu Tindak Tegas Oknum ASN, Camat dan Kades Terlibat Politik Praktis -->

Iklan Semua Halaman

.

HMI Minta Bawaslu Tindak Tegas Oknum ASN, Camat dan Kades Terlibat Politik Praktis

Saturday, September 5, 2020
Ketua umum HMI Cabang Dompu Caca Handika. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Mencuat tentang informasi yang beredar melalui media-media masa tentang keterlibatan oknum ASN, Camat maupun Kepala Desa yang diduga ikut terlibat dalam politik praktis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu angkat bicara.

HMI Cabang Dompu meminta dengan tegas terhadap Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dompu menindak dengan tegas adanya dugaan keterlibatan ASN, Kepala Desa dan Camat dalam politik praktis.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum HMI Cabang Dompu, Caca Handika saat ditemui di sekretariat HMI Cabang Dompu di Jalan Sukarno Hatta, Lingkungan Doroto'i Kelurahan Dorotangga Kecamatan Dompu, Sabtu (5/9/2020) siang.

Menurut Caca, berdasarkan pasal 2 huruf (f) Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN yang menyatakan setiap pegawai ASN tidak boleh berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

Sedangkan larangan Kepala Desa sendiri, diatur dalam pasal 29 huruf (g) disebutkan bahwa kepala desa dilarang menjadi pengurus partai politik dan pada huruf (j) dilarang untuk ikut serta atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah.

Jadi, lenjut Caca, apa yang sudah dilakukan oknum tersebut telah mencederai demokrasi dan dianggap kejahatan besar sehingga wajib hukumnya untuk ditindak tegas sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

"Kami berharap, Bawaslu tetap komitmen dan konsisten untuk menuntaskan kejahatan yang ada selama proses pelaksanaan Pilkada lebih khusus di Kabupaten Dompu," tegas Caca.

Untuk itu, HMI Cabang Dompu menyatakan sikap, siap membantu Bawaslu dalam memberantas kejahatan demokrasi.

"HMI Cabang Dompu siap bergandengan tangan dengan Bawaslu Kabupaten Dompu untuk selalu mengawal proses berjalannya Pemilihan Kepala Daerah (Bupati dan Wakil) di Kabupaten Dompu," isyaratnya.

Pernyataan sikap itu dilakukan, lanjut Caca, demi melindungi demokrasi yang berintegritas dan Jurdil mulai dari proses tahapannya hingga Pilkada yang digelar pada 9 Desember mendatang.

"Kami sampaikan pernyataan ini, murni rasa keperdulian kami terhadap pelaksanaan demokrasi, karena kami berharap pelaksanan Demokrasi di Kabupaten Dompu berjalan dengan baik, jujur, adil dan berintegritas," seruan Caca Handika. [B-10]