Kapolsek Madapangga Sesali Atas Ulah Bawahannya SYF yang Dinilai Arogan -->

Iklan Semua Halaman

.

Kapolsek Madapangga Sesali Atas Ulah Bawahannya SYF yang Dinilai Arogan

Wednesday, September 16, 2020
Kapolsek Madapangga Polres Bima IPDA Ruslan dan sejumlah wartawan usai dikonfirmasi. Foto ist.

Bima, Berita11.com - Kepala Kepolian Sektor Madapangga Polres Bima IPDA Ruslan sesali atas insiden yang terjadi antara bawahannya inisial SYF yang dinilai arogan dan melarang wartawan Muhtar alias Habe yang hendak mengambil gambar saat meliput kejadian Laka lantas di Desa Woro Utara pada, Selasa (15/9/2020) malam, sekira pukul 18.00 Wita.

Ruslan mengaku, saat apel pada Rabu (16/9) pagi tadi, oknum polisi tersebut sudah dilakukan pembinaan dan diberikan arahan agar tidak mengulangi hal yang sama dikemudian hari. Bukan hanya oknum yang bersangkutan, namun seluruh bawahannya juga telah diberikan pembinaan.

"Saya sangat menyesalkan atas kejadian itu, dan saya sudah berikan pembinaan kepada bersangkutan. Bahkan secara umum anggota lain pun sudah dilakukan hal yang sama," ungkap IPDA Ruslan saat ditemui sejumlah wartawan di Kantornya, Rabu (16/9) siang.

Ruslan menegaskan, hal itu dilakukan agar ke depannya anggota bisa menempatkan fungsi tugas sesuai porsi masing-masing dan jika anggota masih menganggap diri hebat, itu risikonya sendiri. 

"Apalagi anggota menghalang-halangi tugas pers atau wartawan dalam melaksanakan tugas sebagai jurnalisitik sebagai mana yang diatur dalam Undang-undang pers," tegas Ruslan.

Atas insiden itu, Ruslan menyampaikan permohonan maaf kepada media lebih khusus terhadap Pimpinan Redaksi Lintas Rakyat NTB yang juga Pimpinan Redaksi Lintas Rakyat.Net, atas sikap anggota tadi malam. 

"Saya sampaikan permohonan maaf atas semua itu, dan saya berharap kerja sama rekan-rekan media tetap terjalin dan terasah di dalam menciptakan Kamtibmas terutama di wilayah hukum Madapangga dan Bima pada umumnya," pungkas Kapolsek IPDA Ruslan. [B-10]