Kasus Laka Lantas di Hu'u Hingga saat ini Masih Tahap P-19 -->

Iklan Semua Halaman

.

Kasus Laka Lantas di Hu'u Hingga saat ini Masih Tahap P-19

Friday, September 11, 2020
Kasi Pidsus Kejari Dompu Islamiah, SH, MH usai memberikan keterangan pers. Dok. Poris Berita11.com.

Dompu, Berita11.com - Penanganan berkas kasus kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) yang menewaskan Usman H. Ta’amin alias Bombai warga Desa Rasabou Kecamatan Hu'u hingga saat ini masih dalam tahap P-19 atau yang disebut pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi.

"Ini masih tahap P-19 artinya masih ada kekurangan-kekurangan yang harus dilengkapi dan jaksa meminta petunjuk, nanti kami akan kembalikan ke penyidik Polres Dompu," ungkap Kasi Pidum Kejari Dompu Islamiah, SH, MH saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/9/2020) siang.

Islamiah mengungkapkan, berkas perkara Laka Lantas yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 7 September 2019 lalu di Desa Marada Kecamatan Hu'u ini telah dua kali dikembalikan.

"Sudah dua kali kami kembalikan, karena ini masih tahap pratur atau tahap penyelidikan, dan kami punya waktu selama 14 hari untuk meneliti kembali berkas perkara ini," ungkap Islamiah.

Islamiah belum bisa memastikan kapan berkas perkara Laka lantas yang hingga saat ini belum juga ada kepastian hukum bagi keluarga korban untuk di P-21 kan sehingga dilakukan persidangan, karena sejauh ini berkas tersebut belum juga lengkap.

"Setelah kami menerima kembali berkasnya, nanti kita tentukan, apakah itu sudah cukup atau tidak, jika masih saja ada kekurangan, tidak menutup kemungkina kami akan kembalikan lagi, tapi kalau dirasa sudah cukup, baru di P-21 kan," isyaratnya.

Terpisah, kuasa hukum keluarga korban Taufiqurrahman, SH alias Opick Paradewa kepada Berita11.com pada Jumat (11/9) siang meminta dengan tegas kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar bisa dituntaskan, apalagi, kasus yang dialami kliennya itu sudah hampir setahun.

"Saya meminta kepada APH agar kasus ini secepatnya dituntaskan, apalagi, kasus ini sudah berjalan cukup lama, supaya ada kepastian hukumnya," tandasnya. [B-10]