Kepala KSOP Bima dan GM Pelindo III Bima Monitor Perkembangan Musala Nurul Ilmi Talabiu -->

Iklan Semua Halaman

.

Kepala KSOP Bima dan GM Pelindo III Bima Monitor Perkembangan Musala Nurul Ilmi Talabiu

Friday, September 18, 2020
Kepala KSOP Bima, GM Pelindo III Bima, Panitia dan Warga Foto Bersama di Lokasi Pembangunan Musala Nurul Ilmi Desa Talabiu, Kecmatan Woha, Kabupaten Bima. Foto B-15/ Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bima, H Ilyas HM Natsir dan General Manager Pelabuhan Indonesia (GM Pelindo) III Bima, Rahmat Sururi dan Manager Operator Teknik, Deka Maheswara meninjau dan melihat langsung perkembangan Musala Nurul Ilmi Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Rabu (18/09/2020).

Sebagaimana diketahui sejumlah pimpinan BUMN dan instansi vertikal di Bima tersebut membantu dana pembangunan musala yang berada di tengah perkampungan tersebut.

Tokoh masyarakat Desa Talabiu, Muhtar Hamzah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan uluran tangan dermawan dari kompleks di Pelabuhan Bima. Bantuan sejumlah instansi vertikal dan BUMN sangat berharga bagi kelanjutan pembangunan musala tersebut.

Dirinya menyampaikan terima kasih atas perhatian Kepala KSOP Bima dan GM Pelindo III Bima yang telah menyempatkan waktu mengunjungi dan membantu pembangunan Musala Nurul Ilmi Talabiu. Apalagi sebelumnya, Kepala KSOP Bima menyampatkan waktu langsung meletakan batu pertama pembangunan.

Hal yang sama disampaikan Ketua Panitia Pembangunan Musala Nurul Ilmi, Syamsuddin. Dirinya menyampaikan apresiasi kepada Kepala KSOP Bima dan GM Pelindo III Bima. “Banyak terima kasih kami sampaikan. Semoga perhatian dan bantuan ini dicatat oleh Allah SWT dan menjadi amal jariyah Bapak Kepala KSOP dan GM Pelindo III Bima,” ungkapnya.


GM Pelindo III Bima, Rahmat Sururi mengatakan, secara umum pihaknya memiliki program bina lingkungan, yang di antaranya berkaitan sarana ibadah. Akan tetapi karena pada tahun 2020 bangsa Indonesia dan negara-negara lain sedang dilanda Covid-19, sehingga fokus program pihaknya diarahkan dalam upaya memutusa dan menangani Covid-19.

“Memang ada beberapa program secara rutin (yang) dilakukan bina lingkungan.Salah satunya sarana ibadah, sekolah dan hal-hal lain yang sifafnya dibutuhkan masyarakat. Terakhir, karena di tahun ini ada Covid, hampir di semua cabang kita fokus untuk penangannan Covid. Tapi memang secara historis, beberapa tahun lalu kita lakukan bina lingkungan secara bertahap,” ujarnya. [B-19]