Kuasa Hukum SUKA Kembali Ajukan Gugatan Dugaan Mall Administrasi Paslon 1 dan 2 -->

Iklan Semua Halaman

.

Kuasa Hukum SUKA Kembali Ajukan Gugatan Dugaan Mall Administrasi Paslon 1 dan 2

Tuesday, September 29, 2020
Kanan Ketua Bawaslu Drs. Irwan dan Kiri, Swastari HAZ, SH usai memberikan keterangan pers. Foto Poris Berita11.com.

Dompu, Berita11.com - Kuasa hukum bakal pasangan calon (Bapaslon) SUKA Yudha Anggarana SH mendatangi Kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dompu, Senin (28/9/2020) malam, sekira pukul 21.00 Wita.

Kedatangan kuasa hukum SUKA bertujuan untuk konsultasi hukum sekaligus melayangkan gugatan terkait dugaan pelanggaran mall administrasi dua pasangan calon (Paslon) Nomor urut 1 (Eri-HI) dan Nomor 2 (AKJ-Syah).

Giat konsultasi sekaligus masukan laporan dari kuasa hukum Bapaslon H Syaifurrahman Salman dan Ika Rizky Veryani (SUKA) ini berlangsung di ruang Gakumdu Bawaslu hingga sekira pukul 23.00 Wita.

Adapun substansi pelaporan yakni mengenai data administrasi keabsahan ijazah SLTA milik Calon Bupati (Cabup) Hj Ery Aryani (Era) dan ijazah SLTA milik Cabup Abdul Kader Jaelani (AKJ).

Ketua Bawaslu Drs Irwan melalui Koordinator Divisi Hukum, Penindakan, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Swastari HAZ, SH membenarkan, kuasa hukum SUKA layangkan gugatan terkait dokumen dua Pascabup yang ditetapkan sebagai Paslon yang Memenuhi Syarat (MS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu.

Terkait keabsahan dokumen ijazah milik Capub AKJ, yang dimana ijazah yang bersangkutan (SLTA) hilang dan menggunakan surat keterangan dari pihak sekolah terkait (SMA Kosgoro Dompu). 

"Yang dipersoalkan mengenai nama calon, yang dimana dalam surat keterangan tertulis Abdul Kadir Jaelani sedangkan dalam dokumen lainnya tertulis Abdul Kader Jaelani, perbedaan dalam penulisan huruf e dan huruf i saja," ungkap wanita yang familiar Acha Tari ini, Selasa (29/9) siang.

"Begitu juga dengan isu dugaan menggunakan ijazah palsu Cabup Hj Eri Aryani, juga dilayangkan gugatan oleh kuasa hukum SUKA," sambungnya.

Acha Tari menerangkan, terkait gugatan yang dilayangkan tersebut bakal dibahas hari ini juga melalui rapat pleno dan hari ini juga akan dikeluarkan surat pemberitahuan kepada pemohon, apakah ini diregistrasi atau tidak.

"Insya Allah, hari ini kita membahas terkait persoalan ini, apakah memenuhi unsur formil atau materil untuk disengketakan atau tidak semuanya," terangnya.

"Jika memenuhi unsur formil atau materil maka akan disampaikan pemberitahuan kepada para pemohon dan termohon," sambungnya. [B-10]