Mantapkan Kampung Sehat, Polsek Hu'u Rutin Sambangi Tiap-tiap Desa -->

Iklan Semua Halaman

.

Mantapkan Kampung Sehat, Polsek Hu'u Rutin Sambangi Tiap-tiap Desa

Tuesday, September 29, 2020
Kapolsek Hu'u saat mendatangi Desa Cempi Jaya. Foto ist.

Dompu, Berita11.com - Demi menciptakan lingkungan hidup bersih, menjamin kesehatan masyarakat dan tercukupinya kebutuhan pangan serta meminimalisir penularan Covid-19, Kapolsek Hu'u IPDA Kurniawan beserta anggota rutin menyambangi di tiap-tiap Desa.

Hal itu dilakukan dalam rangka memantapkan program kampung sehat seperti yang dilakukan di salah satu Desa Cempi Jaya yang merupakan wilayah hukum Polsek Hu'u, Selasa (29/9/20) sekira pukul 08.30 Wita.

Kapolsek Hu'u melalui PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah menjelaskan, program kampung sehat yang diluncurkan Kapolda NTB Irjen Pol Moh Iqbal MH SIK ini sudah sangat familiar di tengah-tengah kehidupan masyarakat di seluruh provinsi NTB.

"Hal itu juga tidak terlepas berkat upaya kerja keras anggota Polri mulai dari tingkat Polda hingga jajaran Polres dalam hal melakukan sosialisasi," jelas Hujaifah.

Untuk memantapkan program kampung sehat, lanjut Hujaifah, Kapolsek tetap melakukan pengecekan rutin dua kali dalam seminggu ke tiap-tiap desa secara bergilir begitu juga dengan Polsek lain. 

"Hari ini dilakukan di Desa Cempi Jaya, setiap kali menyambangi desa, Kapolsek berinteraksi dengan masyarakat, dorong semangat dan pemahaman tentang program kampung sehat yang bekorelasi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan juga menekan potensi penularan Covid-19," ungkap Hujaifah.

Tak terhenti di situ, Kapolsek juga menekan kepada Bhabinkamtibmas untuk terus bekerja sama dan bersinergi dengan masyarakat dalam mensukseskan program tersebut di desa bina'annya masing masing.

"Menciptakan lingkungan tempat tinggal yang bersih, terjaminnya kesehatan, tercukupinya kebutuhan pangan serta penanggulangan penularan Covid-19 menjadi topik perbincangan dengan masyarakat," terang Hujaifah. 

Khusus penanganan Covid-19, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi standar kesehatan Covid-19 dengan senantiasa mencuci tangan, menghindari kerumunan, jaga jarak serta tetap memakai masker.

"Kapolsek juga mendorong masyarakat untuk membudayakan menanam, memanfaatkan pekarangan rumah dengan tanaman yang bermanfaat," bebernya. 

Bahkan kapolsek beserta anggotanya juga turut serta bergotong royong dengan masyarakat membersihkan lingkungan lingkungan tempat tinggal seperti saluran air dan penertiban tempat pembuangan sampah.

"Program kampung sehat adalah sebuah langkah real dalam menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan membudayakan hidup sehat ditengah masyarakat," tuturnya.

"Saya rasa program ini perlu terus digalakkan. Apalagi di masa pandemi saat ini yang masih menjadi penanganan bersama, maka ini merupakan salah satu cara untuk menekan penularan virus tersebut," sambungnya.

Dikatakannya, masing-masing Kapolsek akan terus lakukan pengecekan rutin ke desa desa di wilayah hukum mereka dan memberikan semangat serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya program ini.

"Semoga dengan adanya program seperti ini menjadi suntikan motivasi bagi masyarakat untuk membudayakan hidup sehat dan juga menciptakan lingkungan hidup yang bersih," harapnya.

Menurut Hujaifah, jika program ini terus dijalankan, tentu akan segaris lurus dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat dalam bidang kesehatan juga tercukupinya kebutuhan pangan serta meminimalisir angka penularan Covid-19.

Kaitan dengan pilkada, Hujaifah menambahkan, Kapolsek memberikan imbauan kepada masyarakat agar membantu aparat keamanan dalam hal cipta kondisi yang aman dan tertib serta menjauhi hal hal yang dapat menciptakan instabilitas.

"Menyongsong perhelatan Pilkada, anggota terus melakukan upaya upaya persuasif dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar kooperatif menjaga keamanan dan ketertiban umum," cetusnya.

Ada beberapa hal yang menjadi atensi atau penekanan aparat kepolisian agar masyarakat menghindari perdebatan tentang Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu.

"Pilkada sangat sensitif dan berpotensi terjadinya kericuhan, terutama bagi pengguna Medsos agar lebih bijak lagi, dan hindari postingan yang memprovokasi maupun ujaran kebencian," imbuhnya. [B-10]