Resmi Ajukan Gugatan, H. Hadi Imbau Simpatisan SUKA Hormati Mekanisme Bawaslu -->

Iklan Semua Halaman

.

Resmi Ajukan Gugatan, H. Hadi Imbau Simpatisan SUKA Hormati Mekanisme Bawaslu

Saturday, September 26, 2020
H. Abdul Hadi H. M. Amin saat memberikan video conferens dengan Kapolres Dompu. Foto ist.

Dompu, Berita11.com - Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Dompu, H. Syaifurrahman Salman dan Ika Rizky Veryani (SUKA) telah resmi mengajukan gugatan ke Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) pada, Jumat (25/9/2020) kemarin siang.

Gugatan yang diajukan tersebut atas penetapan atau keputusan yang diambil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu melalui rapat pleno pada Rabu (23/9) pagi yang dinyatakan sebagai Bapaslon yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Kaitan dengan gugatan tersebut, salah satu tokoh masyarakat yang juga merupakan simpatisan SUKA H. Abdul Hadi H.M. Amin mengatakan, sambil menunggu proses dan keputusan Bawaslu, ia mengajak seluruh Simpatisan SUKA untuk tetap bersabar.

Selain itu, ia juga mengajak sekaligus menghimbau kepada seluruh simpatisan SUKA untuk mengikuti dan menghormati segala ketentuan serta mekanisme pihak Bawaslu dalam menindaklanjuti gugatan tersebut.

"Kepada seluruh simpatisan SUKA mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mematuhi protokoler Covid-19. Biarkan Bawaslu menjalankan tugasnya dalam menindaklanjuti gugatan kita," imbuh H. Hadi melalui Video conference dengan Polres Dompu saat berada di kediamannya, Sabtu (26/9) siang.

Selain itu, H. Hadi juga mengajak simpatisan SUKA untuk menghindari kerumunan terlebih hindari arogan dan anarkis serta patuhi protokol kesehatan. 

"Dimasa pandemi Covid-19 ini, mari kita hindari kerumunan, kita patuhi standar kesehatan dan protokol Covid19 serta hindari tindakan anarkis dan mari kita dukung aparat keamanan dalam menjaga kondusifitas Daerah yang kita cintai ini," harapnya.

Pascapenetapan atau keputusan melalui proses verifikasi faktual dan diakhiri rapat pleno itu, Pasangan SUKA memang diberi ruang dan waktu selama tiga hari untuk melakukan gugatan secara hukum kepada Bawaslu atas ketidak lolosan dalam proses verifikasi tersebut.

"Kemarin, surat gugatan secara resmi sudah kami ajukan ke pihak Bawaslu, tinggal kita menunggu hasil keputusan Bawaslu," pungkas H. Hadi. [B-10]