Tiga Perampok Bersenjata Parang di Dompu Diringkus Polisi -->

Iklan Semua Halaman

.

Tiga Perampok Bersenjata Parang di Dompu Diringkus Polisi

Saturday, September 26, 2020
Ketiga terduga pelaku setelah dibekuk tim PUMA Poores Dompu. Foto ist.

Dompu Berita11.com - Kurang dari 1 x 24 jam, tim PUMA Polres Dompu berhasil meringkus tiga kawanan perampok bersenjata parang yang beraksi di Jalan Lintas Saneo, Lingkungan Ginte, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Jumat (25/9) malam, sekira pukul 21.30 Wita.

Ketiga terduga pelaku tersebut masing masing berinisial AS (21), AR (21) dan RL (31) warga Kelurahan Kandai Dua Kecamatan Woja. 

Ketiganya diduga merampas tiga unit handphone milik korban Ardianas dan Safry dengan cara memaksa sambil menodongkan senjata tajam (sebilah parang).

Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Cristofel, S.T.K melalui Ps. PAUR Subbag Humas AIPTU Hujaifah menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari kedua korban sedang jalan-jalan bersama temannya, masing-masing menggunakan sepeda motor. 

Setelah berada di jalan Lintas saneo tepatnya di sebuah bangunan gudang, keduanya nongkrong dan ngobrol ngobrol di lokasi tersebut, tiba-tiba ada dua unit sepeda motor yang datang, satu motor berboncengan dan satu motor dikendarai satu orang.

"Tiga orang terduga pelaku yang datang, langsung memaksa korban untuk menyerahkan handphone sambil menodongkan senjata tajam berupa parang dan belati," ungkap Hujaifah.

Kedua korban merasa takut, akhirnya dengan terpaksa menyerahkan handphone milik mereka kepada para pelaku dan atas kejadian itu, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolres Dompu. 

"Menindaklanjuti informasi itu,  Kasat Reskrim menghubungi tim PUMA untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan," ungkapnya.

Menindaklanjuti perintah Kasat Reskrim, tambah Hujaifah, tim PUMA yang dipimpin Bripka Zainul Subhan bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan terhadap para pelaku dan barang bukti.

"Dari hasil penyelidikan, tim PUMA sudah mengidentifikasi beberapa nama kemudian dilakukan pencarian ke Terminal Ginte," beber Hujaifah.

Tiba di Terminal Ginte, tim PUMA melihat dua orang yang sebelumnya sudah dikantongi identitasnya dan keduanya langsung diringkus tim PUMA dan diamankan di Mapolres Dompu.

"Dari keterangan keduanya, aksi pidana perampasan itu dilakukan tiga orang dan keduanya menyebutkan salah satu temannya berinisial RL yang juga beralamat di kelurahan yang sama," terangnya 

Tak menunggu waktu lama, tim PUMA bergerak menuju Kandai Dua untuk melakukan pencarian namun RL tak berada di rumah. Akhirnya, tim berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan ketua karang taruna dan warga setempat.

"Sekira pukul 03.20 Wita, Bripka Zainul Subhan mendapat informasi via phone dari masyarakat bahwa RL sudah berada di rumahnya, kemudian tim menjemput RL lalu dibawa ke Mapolres Dompu untuk proses lebih lanjut," uraian Hujaifah.

Selain mengamankan tiga terduga pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit Handphone merek iPhone 7 dan satu unit Handphone merek Vivo.

Selain itu, Polisi juga mengamankan senjata tajam yang dipakai terduga pelaku berupa sebilah parang dan sarungnya, sebilah belati dengan sarungnya serta satu buah sarung parang.

"Saat ini ketiganya sudah diamankan di Mapolres Dompu dengan dugaan pidana perampasan dan dijerat dengan pasal 368 ayat 1 KUH Pidana dengan ancaman 9 tahun penjara jo Pasal 2 UU Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara," pungkas Hujaifah. [B-10]