Tuntut Kasus Pengancaman dan Pemukulan Diproses, Warga Jatibaru Blokade Jalan -->

Iklan Semua Halaman

.

Tuntut Kasus Pengancaman dan Pemukulan Diproses, Warga Jatibaru Blokade Jalan

Thursday, September 3, 2020
Kondisi Ruas Jalan Lintas Ambalawi-Wera yang Ditutup Warga Jatibaru Timur, Kamis (03/09/2020). 

Kota Bima, Berita11.com— Lebih kurang 20 warga yang dipimpin Ishar menggelar aksi blokade jalan raya di Kelurahan Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota Kota Bima, Kamis (3/09/2020) pagi. Dalam aksinya, massa menuntut pihak Polres Bima Kota segera memproses kasus dugaan pengancaman dan pemukulan yang dialami Yadin, warga setempat pada April 2020 lalu.

Warga menyebut laporan dugaan pengancaman dan pemukulan itu sudah disampaikan di Polsek Ambalawi pada April 2020, yang mana terduga kasus tersebut warga Desa Talapiti, Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima.

Dalam orasinya saat blokade jalan, massa menyampaikan tiga pokok tuntutan. Yaitu meminta agar pihak kepolisian segera memproses laporan warga setempat atas kasus pengancaman dan pemukulan yang diduga dilakukan warga Desa Talapiti pada April 2020 lalu. Selain itu, meminta Polres Bima Kota segera menyampaikan pernyataan sikap atas proses kasus tersebut.

“Kami akan melakukan pemblokiran jalan ini hingga pihak Polres Bima Kota datang untuk memberikan pernyataan sikap atas kasus tersebut,” teriak Korlap massa. 



Tak lama setelah aksi massa, sekira pukul 09.45 Wita, Danpos Ramil Asakota bersama pihak Polsek Asakota melakukan negosiasi terhadap warga memblokade jalan agar ruas jalan dibuka. Namun massa aksi tetap melakukan memblokade jalan tersebut hingga pihak Polres Bima Kota menyampaikan pernyataan sikap atas proses kasus yang dituntut.

Sekira pukul 10.00 Wita, blokade jalan yang ditutup dibuka paksa aparat keamanan. Massa aksi kemudian membubarkan diri dengan aman dan tertib. [B-12]