Berusaha Halau Ayunan Belati dari Pelaku, Kades Lepadi Jadi Korban Pembacokan -->

Iklan Semua Halaman

.

Berusaha Halau Ayunan Belati dari Pelaku, Kades Lepadi Jadi Korban Pembacokan

Thursday, October 8, 2020
Terduga pelaku pembacokan setelah diamankan polisi. Foto ist.


Dompu, Berita11.com - Kepala Desa (Kades) Lepadi, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Sudirman Ahmad, jadi korban pembacokan saat berusaha menghalau ayunan belati dari seorang pria berinisial JN alias Cipo (25) yang merupakan warganya sendiri, Kamis (8/10/20) tengah malam, sekira pukul 00.30 Wita.


Sebelumnya, terduga pelaku mendatangi rumah seorang pria berinisial SY betempat di Dusun Jati yang kebetulan saat itu tengah mengadakan hajatan keluarga yang dihadiri Kades dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.


JN alias Cipo masuk ke rumah korban tanpa banyak tanya kemudian menikam pemilik rumah SY dengan menggunakan sebilah belati pada bagian rusuk kiri dan lengannya, sehingga, SY mengalami luka yang cukup serius.


Kades yang mengalami luka sobek di lengan kiri bagian belakang akibat dibacok dan pemilik rumah SY, akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu, sedangkan terduga pelaku JN alias Cipo sempat dihakimi warga dan saat ini telah diamankan di Mapolres Dompu.


Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Cristofel, S.TK melalui Ps. PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah membenarkan atas insiden itu, peristiwa berdarah itu berawal dari ketika lima pemuda dari Dusun Pajo Permai mengendarai sepeda motor dengan berboncengan. 


Saat mengendarai sepeda motor, kelima orang itu sambil berteriak (teriakan tidak jelas) apa yang disebutkan) seraya menggeret tong sampah melintas di depan Posko salah satu paslon. 


"Hal itu mengundang reaksi warga yang nongkrong di posko tersebut, kemudian diberhentikan," jelas Hujaifah.


Menurut Hujaifah, setelah diberhentikan dan ditegur, sempat terjadi cekcok sehingga salah satu diantaranya yakni Samsun yang merupakan adik kandung JN alias Cipo dipukul oleh warga yang berada di posko tersebut. 


"Tak terima dirinya dipukul, kelima pemuda kembali ke Dusunnya dan menceritakan hal itu kepada pihak keluarga dan juga warga setempat," terang Hujaifah.


Mendengar saudaranya dipukul, JN alias Cipo bereaksi dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan membawa sebilah belati akhirnya terjadilah peristiwa tersebut.


Pascakejadian itu, sekira pukul 01.10 Wita, warga setempat menginformasikan hal tersebut ke Bhabinkamtibmas Desa Lepadi AIPDA Erwin Rosadi S.Sos kemudian, ia menghubungi piket Polsek Pajo yang tengah melakukan upaya persuasif kepada warga Dusun Pajo Permai yang berkumpul. 


"Anggota piket Polsek Pajo tiba di TKP, berhubung JN alias Cipo mengalami luka robek akibat amukan warga, anggota piket Polsek Pajo membawanya ke Puskesmas Dompu Barat dan diamankan di Satuan Reskrim," beber Hujaifah.


Sementara, Kapolsek IPDA Abdul Malik, SH bersama anggotanya terus berusaha menenangkan warga kedua Dusun dengan upaya persuasif dan humanis untuk meredam reaksi lanjutan dari insiden tersebut. 


"Sekira pukul 02.00 Wita, Waka Polres Kompol, I Nyoman Adi Kurniawan SH, bersama Kasat Reskrim, Kasat Sabhara beserta anggota lainnya tiba di Desa Lepadi guna mengerahkan anggota untuk membantu melakukan pengamanan, sehingga situasi aman dan dapat dikendalikan," punkasnya. [B-10]