Dugaan Korupsi Mantan Kades Malaju dan Bendahara Desa Mangge Asi Dinyatakan P-21 -->

Iklan Semua Halaman

.

Dugaan Korupsi Mantan Kades Malaju dan Bendahara Desa Mangge Asi Dinyatakan P-21

Thursday, October 1, 2020
Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Dompu IPDA Rusnadin. Foto ist.

Dompu, Berita11.com - Kasus Dugaan Korupsi mantan Kepala Desa (Kades) Malaju, Kecamatan Kilo inisial AH (51) yang ditangani unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres Dompu telah di P-21 kan atau memasuki tahap akhir.

Hal yang sama untuk berkas perkara kasus dugaan korupsi yang dilakukan bendahara Desa Mangge Asi inisial FL wanita (26) dengan Laporan polisi LP/126/IV/2018/2020. Tanggal 08 April 2018, juga dinyatakan P-21 oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu.

Sedangkan laporan dugaan Kades Malaju dilaporkan pada tahun 2019 lalu, dengan Laporan polisi Nomor LP/313/VIII/2019/NTB/Res. Dompu. Tanggal 19 Agustus 2019. 

Kanit Tipikor IPDA Rusnadin melalui PAUR Subbag Humas AIPTU Hujaifah menjelaskan, kasus dugaan korupsi ini penyidik menetapkan dua tersangka yakni mantan Kades Malaju dan Bendahara Desa Mangge Asi.

Sedangkan, mantan Kades Mangge Asi inisial SH (54) saat ini sudah melarikan diri dan telah dinyatakan Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dua berkas perkara kasus dugaan korupsi ini sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejari Dompu dan saat ini kedua tersangka sudah kami tahan di Polres Dompu, untuk tersangka lain, mantan Kepala Desa Mangge Asi masih dalam pencarian," ungkap Hujaifah, Kamis (1/10) pagi.

Setelah kedua tersangka ini ditahan, lanjut Hujaifah, Penyidik Polres Dompu tidak mau menunda prosesnya dan dalam waktu dekat polisi segera melakukan serahkan berkas tahap dua yang disertai dengsn tersangka dan barang bukti ke pihak kejaksaan.

"Ini adalah wujud komitmen kami untuk tetap serius dalam menangani kasus korupsi dan ini bisa dijadikan indikator jelas tidak ada yang bisa lolos jika memang hasil penyidikan terbukti melakukan korupsi," tandasnya. [B-10]