Inspektur Inspektorat Dompu Sebut Audit Dugaan Nyeleweng ADD di Hu'u Belum Selesai -->

Iklan Semua Halaman

.

Inspektur Inspektorat Dompu Sebut Audit Dugaan Nyeleweng ADD di Hu'u Belum Selesai

Wednesday, October 21, 2020
Inspektur Inspektorat Kabupaten Dompu Drs. H. Muhibuddin, M.Si. Foto ist.


Dompu, Berita11.com - Dugaan penyelewengan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2018-2019 yang dilaporkan Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMPP) Desa Hu'u beberapa bulan lalu, diduga dilakukan Kepala Desa (Kades) setempat, Hidayat Hamzah, SH ternyata masih dalam tahap pemeriksaan.


Hal itu, disampaikan Kepala Inspektur Inspektorat Kabupaten Dompu Drs. H. Muhibuddin, M.Si saat ditemui Berita11.com di kantornya, Rabu (21/10/2020) siang.


Menurutnya, jangankan gelar perkara hasil audit, waktu yang telah ditentukan saja belum selesai begitu juga dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).


"Pemeriksaan belum selesai," kata Drs. H. Muhibuddin dengan enteng.


Sebelumnya, massa AMPP usai menggelar aksi demonstrasi pada Senin (31/8) beberapa bulan lalu, massa AMPP dengan pihak inspektorat membuat surat perjanjian dan dibubuhi tanda tangan di atas materai Rp.6 ribu.


Dalam surat tersebut, pihak inspektorat dalam hal ini tim audit Irban III berjanji bahwa pihaknya akan menyelesaikan seluruh pemeriksaan baik fisik maupun non fisik dengan jeda waktu satu bulan sepuluh hari terhitung pada tanggal 31 Agustus hingga tanggal 10 Oktober 2020.


Pada Kamis (8/10) beberapa hari lalu, sejumlah perwakilan AMPP penuhi panggilan dari Inspektorat melalui Irban III guna memberikan keterangan tambahan.


Pada kesempatan itu, salah satu tim audit yang memeriksa laporan tersebut yakni Khaerunisa SE mengatakan, pemeriksaan laporan tersebut sudah selesai dilakukan, hanya saja pihaknya enggan memberitahukan nominal kerugian negara yang ditemukan.


"Tugas saya sudah selesai sesuai surat perjanjian itu, tinggal tunggu LHP dari Dinas PU dan mungkin dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkara," kata pria dengan sapaan akrab Chan ini.


Terpisah, salah satu perwakilan massa AMPP Supriadin menanggapi atas statemen Inspektur Inspektorat yang menyampaikan bahwa pemeriksaan itu belum selesai dilakukan.


Massa AMPP berpendapat bahwa pihak Inspektorat diduga ada konspirasi yang sedang dibangun dengan Kades Hu'u.


"Terkait janji inspektur sendiri sendiri kepada saya sebagai perwakilan pelapor di Desa Cempi Jaya dan Desa Hu'u, saat itu ada kepala DPMPD, Camat Hu'u, Kapolsek Hu'u, pendamping Desa Kabupaten, bahwa pihaknya akan memyampaikan segala sesuatu hasil temuannya kepada kami, sebagai pihak pelapor dan para awak media, masih ada rekaman yang kami simpan," ujar Supriadin.


Namun hingga saat ini, waktu yang disepakati pada saat unjuk rasa beberapa bulan lalu, yang mereka lakukan dianggap sudah lewat, untuk itu, massa AMPP isyaratkan bakal melakukan demonstrasi secara besar-besaran.


"Ini benar-benar ada main cantik untuk kasus Desa Hu'u, untuk itu, dalam waktu dekat, kami akan mendobrok inspektorat," isyaratnya. [B-10]