Kapolres Dompu Besuk Keluarga Korban Ledakan Kaleng Obat Nyamuk di Rumah Sakit -->

Iklan Semua Halaman

.

Kapolres Dompu Besuk Keluarga Korban Ledakan Kaleng Obat Nyamuk di Rumah Sakit

Friday, October 23, 2020
Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, SIK saat memberikan bantuan uang tunai kepada Sadam orang tua bocah korban peledak botol obat nyamuk saat di RSUD Dompu. Foto ist.


Dompu, Berita11.com - Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH SIK turut berempati dengan musibah dialami keluarga Sadam (38 tahun) dan balitanya Bastia (4 tahun).


Ayah dan anak yang menjadi korban ledakan kaleng bekas obat nyamuk yang terbakar dalam tumpukan sampah. Atas insiden itu keduanya mengalami luka bakar di wajahnya.


Atas peristiwa itu, Jamaah Masjid Polres Dompu dipimpin Kapolres AKBP Syarif Hidayat, membesuk keduanya di RSUD Dompu, Jumat (23/10/2020) pagi.


PAUR Subbag Humas AIPTU Hujaifah menjelaskan, Kapolres beserta rombongan hanya bisa menemui perwakilan keluarga, karena Bocah 4 tahun ini tengah menjalani operasi.


"Pada kesempatan itu Kapolres juga turut memberikan bantuan uang tunai untuk meringankan keluarga korban," tuturnya.


Lanjut Hujaifah, Sadam yang merupakan warga Kelurahan Karijawa yang kesehariannya berprofesi sebagai pemulung ini mendapat musibah tersebut saat dirinya membakar sampah.


"Tak disangka, dalam tumpukan sampah terdapat kaleng bekas obat nyamuk yang meledak akibat terbakar. Ledakan kaleng bekas itu menimpa keduanya yang berada kurang lebih 5 meter dari tempat pembakaran sampah," jelas Hujaifah.


Sementara, dari pihak keluarga korban Junaidi (45 tahun) menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan terhadap pihak kepolisian terutama kepada Kapolres Dompu atas impatinya.


"Saya selaku Pihak keluarga mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya untuk keluarga besar Polres Dompu atas budi baiknya membesuk dan memberikan bantuan kepada keluarga kami yang dilanda musibah, bantuan ini sangat berarti guna meringankan beban keluarga kami," ucapnya.


Pada kesempatan yang sama, Kapolres juga memberikan tanggapan, bahwa hal itu (musibah) bisa dipetik sebagai pembelajaran agar lebih berhati hati, utamanya dalam melindungi anak anak, bukan saja dalam membakar sampah, tapi apapun aktivitas, baik dalam rumah maupun di luarnya.


"Musibah ini kita jadikan pembelajaran agar kedepannya kita bisa lebih berhati hati serta mengurangi resiko yang mendatangkan masalah dan saya doakan Sadam dan anaknda Bastia diberikan kesembuhan oleh Allah secepatnya," do'a Kapolres. [B-10]