Mayat Ditemukan di Tengah Ruas Jembatan Padolo, ini Sejumlah Keanehannya -->

Iklan Semua Halaman

.

Mayat Ditemukan di Tengah Ruas Jembatan Padolo, ini Sejumlah Keanehannya

Saturday, October 3, 2020
Sejumlah Warga Melihat Kondisi Korban Terbujur Kaku di Tengah Ruas Jalan di Jembatan Padolo II Kota Bima, Sabtu (3/10/2020) Pagi. 

 

Kota Bima, Berita11.com— Warga Kota Bima dikejutkan penemuan mayat tertutup kain di tengah ruas jembatan Padolo II, sekira pukul 05.00 Wita, Sabtu (3/10/2020). Sejumlah spekulasi muncul atas penemuan mayat ini, mulai dari korban lakalantas hingga dugaan korban kekerasan.


Mayat yang ditemukan tanpa identitas dengan ciri-ciri tinggi kurang lebih 169 cm. Badan kurus, umur kurang lebih 32 tahun. Sebuah sepeda motor yang berada di dalam got ditemukan warga. Jaraknya kurang lebih 50 meter.


Informasi yang diperoleh Berita11.com,  sekira pukul 05.00 Wita, salah satu warga hendak pergi ke pasar Amahami saat melintas di jembatan Padolo II Kelurahan Paruga Kota Bima melihat sesosok mayat tanpa identitas di tengah jalan di atas jembatan tersebut dalam posisi tengkurap ke arah timur. Sebuah sepeda motor merek Honda Tetco tanpa nomor plat yang diduga milik korban berada sekitar 50 meter arah selatan dari tubuh korban ditemukan di dalam got.


Atas penemuan mayat tersebut, menyampaikan laporan kepada Polsek Rasanae Barat dan Babinsa.


Sekira pukul 06.00 Wita, pihak Polsek Rasanae dan Inafis Polres Bima Kota tiba di lokasi penemuan dan langsung melakukan evakuasi korban ke RSUD Bima. Setelah itu, polisi melakukan olah TKP penemuan mayat.


Sebagaimana keterangan  warga RT 18 Lingkungan Sarata, berinisial KS. Sekira pukul 03.15 Wita dinihari, dia mendengar suara teriakan, alaee. Beberapa saat kemudian, melihat ada sepeda motor dari arah utara, kemudian berbalik arah di sekitar jembatan Padolo II. Sekira pukul 05.00 Wita, salah satu warga yang melintas melihat mayat di atas jembatan.


Sesuai keterangan salah satu warga, korban bernama Wawan (32), warga RT 14/06 Dusun Kalaki, Desa Panda, Kecamatan Pailbelo, Kabupaten Bima. Korban diduga hendak pulang ke Desa Panda usai menginap di rumah istri kedua di Lingkungan Sarata.  


Sesaui yang terpantau di lapangan,  korban mengalami patah pada lengan bagian kiri, patah pada bagian hidung dan lebam pada mata kiri dan kanan serta lecet pada bagian kaki sehingag diduga mengakibatkan korban meninggal dunia. [B-12]