Miliki Sabu-sabu 32 Gram, Ibu Rumah Tangga di Kempo Digiring ke Mapolres Dompu -->

Iklan Semua Halaman

.

Miliki Sabu-sabu 32 Gram, Ibu Rumah Tangga di Kempo Digiring ke Mapolres Dompu

Saturday, October 3, 2020
Detik-detik penggeledahan rumah YY di Jalan Pelabuhan Kempo, Dusun Pali, Desa Soro Barat. Foto ist.

Dompu, Berita11.com - Seorang Ibu Rumah Tangga berinisial YY (39) warga Dusun Pali, Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu harus digiring ke Mapolres Dompu, Jumat (2/10/20) siang, sekira pukul 14.00 Wita.

IRT ini digiring tim Ops Narkoba Polda NTB karena diduga memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman yakni sabu-sabu dengan berat 32 gram.

Kasat Narkoba IPTU Tamrin, S.Sos melalui PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah menjelaskan, tim Sat Resarkoba Polda NTB melakukan penggeladahan di kediamannya yakni di Jalan Pelabuhan Kempo berkat kerja sama denga warga.

"YY tak berkutik setelah didapatkan sejumlah BB (barang bukti) saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, setelah didapatkan sejumlah BB, YY akhirnya dibawa ke Mapolres Dompu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya secara hukum," jelas Hujaifah.

Sebelumnya, penggeledahan dilakukan setelah tim mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya seorang warga Soro barat yang dicurigai menyalahgunakan Narkoba.

"Atas informasi tersebut, tim yang dipimpin AKP I Made Yogi Purusa Utama SE, SIK bergerak menuju rumah terduga, tiba di sana, tim melakukan penggeledahan yang juga disaksikan warga setempat, namun sebelumnya, Ka tim menunjukkan Surat Perintah Tugas (SPRIN GAS)," bebernya.

Di lantai dua rumah terduga, tim menemukan sebuah kardus yang berisi pakaian kotor dan bantal, karena merasa curiga tim membongkar kardus tersebut.

"Di bawah tumpukan pakaian kotor dan bantal, ditemukan sebuah kresek berwarna hitam dan setelah dibuka, tim menemukan sejumlah BB," ungkapnya.

Adapun BB yang berhasil ditemukan, satu bungkus plastik yang di dalamnya berisi tiga bungkus kecil sabu-sabu dengan berat bruto 15,7 gram. 

Kemudian, satu bungkus plastik yang di dalamnya berisi delapan bungkus sabu-sabu dengan berat bruto 16,3 gram, total BB sabu-sabu seberat 32 gram.

Selain itu, tim Resnarkoba Polda NTB juga temukan 16 klip plastik transparan kosong dan satu unit timbangan elektrik.

Tak hanya itu, dari penguasaan terduga, tim juga menyita BB lain yang dicurigai erat kaitannya dengan perkara pidana yang diperbuatnya yakni uang tunai senilai Rp46.209.000.

Satu unit Handphon merek Nokia kecil warna hitam, satu unit Handphon Samsung type A50 serta satu buah buku rekening BRI Simpedes.

Atas perbuatannya, terduga akan menjalani proses hukum dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2 ) UU RI No. 35 tahun 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sementara dalam Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 tahun 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun. [B-10]