Positif Covid-19 di Kota Bima Bertambah 3 Orang, Total di NTB 15 Kasus Baru -->

Iklan Semua Halaman

.

Positif Covid-19 di Kota Bima Bertambah 3 Orang, Total di NTB 15 Kasus Baru

Sunday, October 11, 2020
Sebaran Kasus Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat.  


Bima, Berita11.com— Jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali bergerak naik pada Minggu, 11 Oktober 2020. Jumlah kasus baru positif Covid-19 sebanyak 15 orang.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi menyebut, pada Minggu 11 Oktober terdapat 74 sampel yang diperiksa di sejumlah laboratorium di nTB meliputi Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium TCM RSUD Bima, dan Laboratorium TCM RSUD.H. L. Manambai Abdulkadir.

Dari 74 sampel yang diperiksa, hasilnya 56 sampel negatif, tiga sampel positif ulangan, dan 15 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 3535, an. AH, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Bhayangkara Mataram.

Pasien nomor 3536, an. UNAG, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Asyifa Sumbawa Barat. Pasien nomor 3537, an. SD, perempuan, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD H. L. Manambai Abdulkadir.

Pasien nomor 3538, an. AAF, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Wisma Seganteng. Pasien nomor 3539 an. LRTH, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Wisma Seganteng;

Pasien nomor 3540, an. MYA, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB. Pasien nomor 3541, an. M, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB. Pasien nomor 3542, an. M, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima.

Pasien nomor 3543, an. AA, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima. Pasien nomor 3544, an. H, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Ntobo, Kecamatan Penanae, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Bima. Pasien nomor 3545, an. BLP, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Wisma Seganteng.

Selain itu, pasien nomor 3546, an. YA, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Aikmel Barat, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD dr. R. Soedjono Selong. Pasien nomor 3547, an. SS, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Selaparang, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD dr. R. Soedjono Selong.

Pasien nomor 3548, an. LM, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD dr. R. Soedjono Selong. Pasien nomor 3549, an. NUL, perempuan, usia 18 tahun, penduduk Desa Bagik Nyaka, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3387. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.

“Hari ini terdapat penambahan tujuh orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19,” katanya.

Tujuh pasien yang selesai menjalani isolasi tersebut yaitu pasien nomor 2910, an. YA, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Kandai I, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, pasien nomor 3057, an. J, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, pasien nomor 3058, an. T, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Kandai 2, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, pasien nomor 3059, an. PDN, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.

Selain itu, pasien nomor 3060, an. HW, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, pasien nomor 3061, an. H, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, pasien nomor 3385, an. R, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Jurit Selatan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur.

“Dengan adanya tambahan 15 kasus baru terkonfirmasi positif, 7 (tujuh) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (11/10/2020) sebanyak 3.549 orang, dengan perincian 2.815 orang sudah sembuh, 206 meninggal dunia, serta 528 orang masih positif,” kata Ariadi.

Pihaknya mengimbau, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Hingga kini, jumlah kasus suspek sebanyak 11.889 orang dengan perincian 315 orang (3%) masih dalam isolasi, 69 orang (1%) masih berstatus probable, 11.505 orang (94%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 27.460 orang, terdiri dari 3.010 orang (11%) masih dalam karantina dan 24.450 orang (89%) selesai karantina. Adapun pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 85.006 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.465 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 83.541 orang (98%).

“Hingga saat ini trend penambahan kasus positif Covid-19 terus bertambah. Namun kita patut bersyukur seluruh pasien dapat ditangani dan dirawat dengan baik sehingga senantiasa tetap ada trend kesembuhan setiap harinya,” katanya.

Protokol pencegahan dan kesehatan dalam masa pandemi wajib dilaksanakan oleh setiap orang untuk menekan dan mengurangi penyebaran Covid-19. Selain itu, penting semua pihak menjaga diri dan orang lain dari virus corona dengan betul-betul memperhatikan pergerakan antar wilayah dalam akivitas kegiatan sosial dan ekonomi yang dilaksanakan serta menjauhi kerumunan baik di dalam maupun di luar ruangan. [B-11]