Tak Tanggung-tanggung, Gabungan TNI dan Polri Jaring 300 Pelanggar dalam Operasi Yustisi -->

Iklan Semua Halaman

.

Tak Tanggung-tanggung, Gabungan TNI dan Polri Jaring 300 Pelanggar dalam Operasi Yustisi

Friday, October 23, 2020
Saat memberikan hukuman fisik berupa push up bagi pelanggar. Foto ist


Dompu, Berita11.com - Tim gabungan dari Kepolisian Resor Dompu dan anggota TNI Kodim 1614 Dompu beserta instansi terkait menggelar operasi yustisi dalam penerapan Perda Provinsi NTB Nomor 7 dan Pergub NTB Nomor 50 Tahun 2020, Jumat (23/10) pagi.


Pada kesempatan kali ini, petugas menjaring sebanyak 300 pelanggar dan pelaksanaan opersi berlangsung di depan kantor Bawaslu Kabupaten Dompu, Jalan Lingkar Utara, Nomor 30 Kelurahan Bali Satu. Kabupaten Dompu yang dipimpin Kabag OPS AKP I Komang Astrawan. 


Kabag Ops melalui PAUR Subbag Humas menjelaskan dari ke 300 pelanggar, 270 orang diberikan sanksi sosial berupa teguran, sedangkan 20 orang diberikan tindakan fisik berupa push up dan 10 orang lainnya diberi hukuman menyapu jalan.


"300 orang ini, selain memberikan teguran dan hukuman, juga diberikan pemahaman dan imbauan untuk tetap mematuhi standar protokol Covid-19," kata Hujaifah.


Dikatakannya, hal itu dilakukan untuk memutuskan mata rantai virus Corona yang semakin hari kian mengkhawatirkan. Selain itu, masyarakat juga akan sadar betapa pentingnya menjaga pola kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. 


"Sebagaimana kita ketahui, Dompu saat ini sangat tinggi potensi resiko penyebaran Covid-19. Untuk itu, perlu dilakukan Operasi yustisi dan ini juga bagian dari upaya meminimalisir penyebaran virus Corona," pungkasnya.


Kegiatan operasi yustisi berakhir sekira pukul 9.00.Wita dan kegiatan berjalan aman dan terkendali. [B-10]