Lomba Mister Tourism Indonesia NTB 2020 di Mataram, Siswa SMAN 1 Woja Raih Juara 3 -->

Iklan Semua Halaman

.

Lomba Mister Tourism Indonesia NTB 2020 di Mataram, Siswa SMAN 1 Woja Raih Juara 3

Friday, November 20, 2020
Muhammad Arlan Siswa SMAN 1 WOJA usai penerimaan hadiah. Foto ist.


Dompu, Berita11.com - Salah seorang putra kebanggan Bumi Nggahi Rawi Pahu yang merupakan siswa dari SMAN 1 Woja, Muhamnad Arlan, (17) berhasil merebut juara 3 di ajang lomba Mister Tourism Indonesia se-NTB 2020 yang di gelar di Mataram beberapa hari lalu.


Arlan mampu menyingkirkan saingannya yang bisa dibilang cukup berat, mulai dari Mahasiswa baik dari bidang kedokteran maupun bidang lainnya, bahkan sudah bekerja salah satunya penyiar televisi dan berprofesi lainnya.


Ryan Kananu selaku pembina Arlan kepada Berita11.com menjelaskan, sebelumnya, audisi dilakukan secara online bagi di luar Lombok, sedangkan bagi tuan rumah dilakukan secara langsung. Dari hasil audisi, hanya 15 finalis yang lolos se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.


"Grand final 15 besar, Arlan lolos dan berada di posisi ke 7 kemudian dilakukan perlombaan hingga masuk pada Final dan berakhir di posisi ketiga," jelas Rian Kananu.


Dikatakan Rian, Arlan dikarantina selama tujuh hari dan melewati beberapa sesi penilaian termasuk sesi paling penting yakni In-depth Interview.


Sesi In-depth Interview ini adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan responden atau orang yang diwawncarai tanpa menggunakan pedoman atau teks.

Muhammad Arlan dan Pembinanya Rian Kananu. Foto ist.

Dalam sesi ini, Arlan mampu menguasai seluruh materi sehingga lawan yang berkompeten mampu disingkirkan. Tak hanya itu, semua dewan juri berhasil dihipnotis dengan penampilannya.


"Arlan mampu mengalahkan lawannya dalam sesi ini, Arlan publik speakingnya bagus serta menguasai materi tentang pariwisata, Arlan menjawab pertanyaan dewan juri sangat rasional sehingga para dewan juri terpukau," terang Rian Kananu.


Disinggung terkait masalah transportasi, Rian lebih memilih bungkam untuk menjawabnya, karena semua anggaran transportasi maupun jaminan selama mengikuti lomba hasil dari swadaya.


Untuk itu, pihaknya berharap terhadap Pemerintah Daerah agar bisa melirik atau mendukung generasi-generasi yang berbakat seperti itu, apalagi sudah berhasil mengantarkan nama daerah yang lebih baik serta mengharumkan Bumi Nggahi Rawi Pahu.


"Kami berangkat menuju Mataram untuk mengikuti lomba ini dengan Dana seadanya yang dibantu oleh beberapa pihak termasuk bantuan besar dari pihak sekolah, semoga pemerintah mau perhatikan putra daerah yang berbakat begini apalagi ini merupakan aset daerah yang bisa diandalkan," tandasnya. [B-10]