Melawan saat Hendak Ditangkap, Pemilik 34,75 Gram Ganja, Sabu-sabu 145,58 Gram dan Senpi Rakitan Dilumpuhkan Polisi -->

Iklan Semua Halaman

.

Melawan saat Hendak Ditangkap, Pemilik 34,75 Gram Ganja, Sabu-sabu 145,58 Gram dan Senpi Rakitan Dilumpuhkan Polisi

Thursday, November 19, 2020
Barang Bukti Puluhan Gram Sabu-sabu dan Ganja Beserta Senpi Rakita dan Peluru yang Diamankan Polisi saat Penggerebekan Kos-Kosan yang Diduga Kerap Menjadi Lokasi Transaksi Narkoba di Kota Bima, Kamis (19/11/2020). 


Kota Bima, Berita11.com— Polisi menggerebek dua kos-kosan di Kota Bima yang diduga kerap menjadi lokasi transaksi Narkoba, Kamis (19/11/2020). Polisi terpaksa melepaskan timah panas ke betis salah satu pelaku, karena melawan saat hendak ditangkap.

Lokasi penangkapan terduga pemilik Narkoba, tempat kejadian perkara (TKP) 1 yaitu di kos-kosan yang berada di RT 05/02 Lingkungan Waki, Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Petugas menangkap pria 23 tahun berinisial AD alias Sul, warga RT 05/02 Kelurahan Pane, Kota Bima.

Kepala Satuan Reserse Narkoba, Kepolisian Resor Bima Kota, Inspektur Satu Polisi, Ramli SH menjelaskan, di TKP 1 polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu dengan berat kotor 0,27 gram, bong, tutupan bong, tiga potongan pipet, selusin piring, dua ponsel canggih (android), dompet warna hitam, uang Rp1.350.000, tas kecil berwarna merah, korek api gas, tabung kaca dan dua potongan pipet.

Sementara itu, di TKP 2 yang berada di kos-kosan di RT 04/02 Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, polisi mengamankan terduga pelaku berinisial IM alias Rasu (42 tahun), yang juga warga Kelurahan Pane, Kota Bima.

Saat penggerebekan di TKP 2, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yaitu sabu-sabu dengan dengan berat bersih 145.58 gram, yang terdiri dari 31 lembar plastik klip berisi serbuk kristal yang diduga sabu-sabu dengan berat kotor 34 ,51 gram atau dengan netto 26,76 gram , 22 lintingan plastik klip berisi serbuk kristal diduga sabu-sabu dengan berat kotor 25,51 gram atau netto 20,01 gram, 2 bungkus plastik berisi daun batang dan biji kering yang diduga ganja dengan berat kotor 33,62 gram atau netto 32,22 gram, 7 plastik klip berisi daun batang dan biji kering diduga ganja dengan berat kotor 4,28 gram atau netto 2,53 gram.

Disebutkannya, berat kotor barang bukti ganja yang diamankan 34,75 gram atau netto 34,75 gram. Selain itu, polisi mengamankan sepucuk Senpi rakitan, 1 magazen berisi 5 butir peluru, 6 butir peluru SS 1, 2 tabung kaca, timbangan, gunting, isolasi, ATM BNI, Ponsel Nokia warna hitam, kotak warna hitam, 24 butir kapsul tramadol, dan uang kertas Rp6.250.000. 




“Pada awalnya tim Opsanal Satuan Resnarkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa di kos-kosan yang terletak di Waki RT 05 Rw 02 Kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima sering dijadikan tempat transaksi narkotika,” jelas IPTU Ramli.

Selanjutnya Tim Opsnal Satuan Resnarkoba yang dipimpin langsung oleh dirinya langsung melakukan penangkapan terhadap terduga AK alias Sul. Saat penangkapan, polisi menemukan barang buktu sabu-sabu.

Selanjutnya setelah melakukan introgasi awal terhadap terduga sdra AK (inisial) alias Sul bahwa sabu-sabu tersebut didapatkan dari sdra IM alias Rasu,” ujarnya.

Setelah menangkap AK, Tim Opsnal Satuan Resnarkoba Polres Bima Kota langsung melakukan pengembangan ke tempat kos-kosan IM alias Rasu yang terletak di RT 04/02 Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Saat hendak ditangkap, IM melakukan perlawanan sehingga aparat kepolisian terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas. Pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit, sebelum digiring ke Mako Polres Bima Kota. [B-12]