PT STM Kirim 32 Pemuda Hu’u Ikut Pelatihan Kejuruan Las dan Listrik Angkatan Pertama di LLK Sumbawa -->

Iklan Semua Halaman

.

PT STM Kirim 32 Pemuda Hu’u Ikut Pelatihan Kejuruan Las dan Listrik Angkatan Pertama di LLK Sumbawa

Monday, November 16, 2020
Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Sumbawa, Kepala UPTD LLK Disnakertrans Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Sumbawa dan Manajer Komunikasi PT STM, Agus Hermawan Foto Bersama saat Pembukaan Pelatihan Angkatan Pertama 32 Pemuda dari Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu di UPTD LLK Disnakertrans Kabupaten Sumbawa. 


Sumbawa, Berita11.com— PT Sumbawa Timur Mining (STM/perusahaan) bekerja sama dengan UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, dalam pelaksanaan program pelatihan kejuruan bidang las dan listrik angkatan pertama bagi 32 orang pemuda dari Kecamatan Hu’u.

Kegiatan secara resmi dimulai pada Jumat, 13 November 2020. Acara peresmian dimulainya program pelatihan dihadiri sejumlah pejabat di antaranya Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, Ir. Lalu Tawakkal, Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Ikram Mubarak. S.STP, Kepala UPTD LLK Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, Muhammad Yakob SE serta tim Community Development STM.

Dalam sambutannya, Ir. Lalu Tawakkal dan Muhammad Yakob S.E menyambut baik kerja sama antara PT Sumbawa Timur Mining dengan UPTD LLK Sumbawa memberi pelatihan kejuruan bagi para pemuda Kecamatan Hu’u. Pihaknya juga mengapresiasi peran serta perusahaan dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di daerah khususnya di mana perusahaan beroperasi.

Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Ikram Mubarak, S.STP mengatakan pengembangan kualitas sumber daya manusia merupakan kunci pembangunan perekonomian di daerah.

“Para pemuda jangan hanya menguasai keterampilan teknis tetapi juga harus menguasai soft skill sehingga dapat lebih berperan baik bekerja dalam sebuah perusahaan maupun untuk menjadi seorang entrepreneur,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Komunikasi STM, Agus Hermawan mengatakan, setiap program pemberdayaan masyarakat STM di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu dirancang sesuai dengan kebutuhan yang ada di masyarakat. Salah satu yang menjadi fokus adalah program Pendidikan, baik itu pendidikan formal maupun informal.

Dikatakannya, melalui pelatihan kejuruan untuk juru las dan juru listrik diharapkan dapat membekali para peserta dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan bagi mereka dalam pembangunan perekonomian di Kecamatan Hu’u.

“Terima kasih kepada Muspika Kecamatan Hu’u, Disnaker Kabupaten Dompu dan Pemda Dompu yang telah mendukung program ini serta melepas para peserta untuk memulai pelatihan di Sumbawa,” ujarnya. 

Sebanyak 32 Pemuda dari Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu Peserta Pelatihan Angkatan Pertama Kejuruan Las dan Listrik di UPTD LLK Disnakertrans Kabupaten Sumbawa.



Setelah selesai mengikuti pelatihan selama satu bulan, para peserta nantinya akan mengikuti uji kompetensi yang dilakukan secara independen oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang sudah ditunjuk oleh BNSP. Apabila peserta berhasil lulus uji kompetensi ini, maka peserta akan mendapatkan sertifikasi kompetensi kerja yang merupakan pengakuan terhadap tenaga kerja yang mempunyai pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah dipersyaratkan.

Para pemuda Kecamatan Hu’u yang menjadi peserta pelatihan angkatan pertama ini sebelumnya telah dipilih melalui proses seleksi yang ketat. Dari 130 pelamar yang mengirimkan berkasnya kemudian diverifikasi oleh perwakilan masing-masing Desa dan dilanjutkan dengan mengikuti ujian tertulis. Hasilnya adalah 64 orang yang lolos ujian tertulis yang juga melibatkan perwakilan unsur Muspika (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) yaitu Camat, Danramil dan Kapolsek Hu’u.

Lebih lanjut Agus Hermawan mengatakan, setelah lulus dari pelatihan kejuaran las dan listrik di UPTD LLK Sumbawa, setiap peserta diharapkan dapat kembali ke Kecamatan Hu’u dan menggunakan keterampilan dan pengetahuan yang mereka dapatkan untuk berkarya dan mengembangkan usaha dibidang yang mereka pelajari. “Serta tidak berhenti belajar untuk semakin meningkatkan keterampilan mereka,” pungkasnya. [B-10]