Seorang Pelaku Curanmor dan Dua Penadah Warga Kempo Berhasil Ringkus Polisi -->

Iklan Semua Halaman

.

Seorang Pelaku Curanmor dan Dua Penadah Warga Kempo Berhasil Ringkus Polisi

Friday, November 13, 2020
Satu orang terduga pelaku curanmor dan penadah setelah diamankan tim PUMA Polres Dompu beserta dua unit sepeda motor sebagai barang bukti. Foto ist.


Dompu, Berita11.com - Seorang pria berinisial SD (35) warga Desa Tolo Kalo yang merupakan terduga pelaku Pencurian Sepeda Motor, (Curanmor) dan dua orang penadah yakni AK (35) warga Desa Konte dan AF alias Moge (35) warga Desa Ta'a Kecamatan Kempo berhasil diringkus polisi, Kamis (12/11/2020) pagi.


Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Kristofel, S.T.K melalui PAUR Subbag Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah menjelaskan, penangkapan ketiga pria ini berawal dari laporan korban yakni Jisman pria (23) warga Lingkungan Simpasai, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.


"Pada hari Senin (28/9) sore, sekira pukul 15.00 Wita, korban mengetahui bahwa motornya sudah tidak ada di tempat parkir di sekitar lokasi pekerjaannya, hilangnya motor diperkirakan saat dirinya bekerja sebagai buruh yang bertempat di Lingkungan Ginte, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja," jelas Hujaifah.


Akibatnya, Jisman melaporkan ke Polres Dompu dengan nomor LP / K / 407 / X / 2020 / NTB /RES.DOMPU, Tanggal 17 Oktober 2020, atas laporan itu, team PUMA Polres Dompu melakukan upaya penyelidikan dan dari hasil penyelidikan, petugas mendapat informasi tentang keberadaan SD.


"Setelah mengetahui dan memastikan keberadaan terduga pelaku, tim sambil melakukan penyelidikan terkait keberadaan BB (Barang Bukti) sepeda motor milik Korban," jelasnya.


Menurut Hujaifah, anggota terlebih dahulu melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku Curanmor SD saat berada di perbatasan Dompu-Sumbawa tepatnya di Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu. 


"Setelah dilakukan introgasi, terduga pelaku mengaku bahwa sepeda motor milik korban telah dijual kepada AK dengan harga Rp3.700.000, sesuai info yang didapatkan dari terduga pelaku," beber Hujaifah.


Sepeda motor merk Yamaha Mio Soul GT warna hitam dengan nomor polisi EA 6516 PA ini, telah diberikan kepada AF alias Moge, yang tidak lain adalah iparnya sendiri untuk dipergunakan sementara.


"Setelah semua telah diketahui, tim bergerak menuju Kecamatan Kempo guna mengamankan AK dan AF alias Moge beserta BB sepeda motor milik korban serta satu unit BB sepeda motor yang dicuri di tempat lainnya," beber Hujaifah.


Selain satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul GT milik korban Jisman yang telah dirubah warnanya menjadi warna merah hitam dan biru, polisi juga berhasil mengamankan satu unit sepeda motor hasil curiannya yakni sepeda motor honda Revo warna hitam.


Untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya, SD diganjar dengan pasal sangkaan yakni pasal 362 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan hukuman penjara selama-lamanya lima tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 900.


Sedangkan kedua penadah yakni AK dan AF alias Moge diganjar dengan pasal sangkaan yakni pasal 480 KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun atau denda sebanyak-banyak Rp. 900. [B-10]