Wanita ini Pertanyakan Kasus Pencemaran Nama Baik yang Dilaporkan 3 Bulan Lalu -->

Iklan Semua Halaman

.

Wanita ini Pertanyakan Kasus Pencemaran Nama Baik yang Dilaporkan 3 Bulan Lalu

Tuesday, November 24, 2020
Korban pencemaran nama baik NA usai memberikan keterangan pers di Taman Kota Dompu, Selasa (24/11) sore. Foto Poris Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Nuraini wanita 36 tahun warga Dusun Soro, Desa Jala, Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu mempertanyakan terkait kelanjutan kasus laporan pengaduan yang dilayangkan ke Kepolisian Resor Dompu pada tanggal 18 September 2020 beberapa bulan lalu.


Laporan terkait pencemaran nama baik yang dialami Nuraini diduga dilakukan seorang pria berinisial OA Warga Desa Rasabou dengan mengunggah foto setengah bugilnya di salah satu akun facebook yang bernama Siti Khumairah pada tanggal 16 September 2020 beberapa bulan lalu.


Akun facebook Siti Khumairah merupakan akun yang dipakai secara berduaan antara korban dan terduga pelaku saat menjalani hubungan dekat alias pacaran. 


Namun tak disangka, akun tersebut berujung pada pengunggahan foto setengah bugil atau telanjang di bagian bawah Nuraini. Tak hanya mengunggah foto, terduga pelaku juga menulis dengan tuduhan bahwa Nuraini sering tidur dengan majikannya saat menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di singapur.


"TKW yang sering digoyang sama majikannya setiap hari" tulis terduga pelaku dalam unggahan foto tersebut.


Menurut Nuraini, pihaknya sudah dua kali mendatangi pihak Polres Dompu guna mempertanyakan kasus yang laporkan, namun pihaknya selalu pulang dengan ketidak ada kejelasan.


"Saya sudah dua kali mendatangi Polres Dompu untuk mempertanyakan kasus itu, tapi pihak polres menyarankan saya untuk kembali lagi besok guna dibuatkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) namun hingga saat ini masih menunggu kejelasannya," jelas Nuraini pada media ini, Selasa (24/11) sore di Taman Kota Dompu.


Berhubung laporan itu telah lama diajukan pihaknya berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Kepolisian Resor Dompu segera menuntaskan masalah yang sudah mencoreng nama baik beserta nama keluarga besarnya.


"Saya hanya menginginkan agar ada kepastian hukum masalah yang saya hadapi ini, dimohon kepada APH agar serius menangani masalah yang sudah membuat saya tidak nyaman ini," pintanya.


Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Ivan Roland Cristofel S.I.K saat dikonfirmasi Berita11.com via pesan WhatsAapp mengatakan, berhubung dirinya masih berada di luar daerah, pihaknya akan mempertanyakan kembali ke penyidiknya.


"Nanti saya coba hubungi penyidiknya, saya lagi di Mataram ini ada giat di Polda," kata Kasat Reskrim. [B-10]