Awalnya Gertak dan Curi Dua Android Sejoli, Pria ini tak Berkutik saat Diciduk Tim Puma -->

Iklan Semua Halaman

.

Awalnya Gertak dan Curi Dua Android Sejoli, Pria ini tak Berkutik saat Diciduk Tim Puma

Thursday, December 17, 2020
Pencuri dengan Kekerasan Diciduk Tim Puma Polres Bima Subuh Hari saat Tidur di Rumahnya, Kamis (17/12/2020).


Bima, Berita11.com— Pria 29 tahun berinisial SM, warga RT 005/003 Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima yang diduga mencuri dua gawai canggih (android) milik sejoli Ali Akbar (18) dan Anindia Putri, tak berkutik saat diciduk Tim Puma Polres Bima, Kamis (17/12/2020) pagi.

Terduga pelaku diciduk sekira pukul 05.00 Wita, saat tidur di tempat persembunyiannya di Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. “Saat ini pelaku sudah diamankan untuk dimintai (keterangan), diproses lebih lanjut,” ujar Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat, Kepolisian Resor Bima, Ajun Komisaris Polisi Hanafi, Kamis (17/12/2020) petang.

Dijelaskan AKP Hanafi, SM ditangkap Tim Puma Polres Bima yang dipimpin Aipda Gatot Wahyuddin SH. Sebelumnya, terduga pelaku Curas tersebut telah menjadi target operasi Polres Bima.

Dikatakan mantan Kaur Reskrim Polres Bima ini, penangkapan terduga pelaku Curas tersebut jgua merupakan bagian dari Operasi Cipta Kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Ops Cipkon Kamtibmas) menjelang Natal dan tahun baru 2021.

“Penangkapan pelaku pencurian berinisial SM 29 tahun, RT 005/003 Desa panda Kecamatan Palibelo saat tidur di rumahnya, karena telah mencuri dua unit HP (merk OPPO A3s dan merk SAMSUNG A10s) milik korban Ali Akbar,18 tahun, Desa Kalampa Kecamatan Woha Kabupaten Bima,” ujar Hanafi.

Peristiwa pencurian dua android itu terjadi pada Jumat, 18 April 2020 sekira pukul 20.30 Wita di pingir jalan baru watasan Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Pelaku mendatangi korban yang pada saat itu sedang duduk bersama Anindia Putri di sebelah utara jembatan tersebut.

“Karena korban merasa curiga takut sepeda motor miliknya diambil, korban langsung memindahkan sepeda motor miliknya ke arah utara berjarak kurang lebih tiga meter. Kemudian pelaku mendekati Anindia Putri sambil memanggil korban dengan mengatakan sini kamu, nanti saya teriakin, saya pukul kamu nanti,” jelas Hanafi.

Setelah itu, korban mendekati pelaku dan menanyakan apa salah mereka. Tak lama, terjadi saling dorong sehingga tudung kepala pelaku terlepas. Korban dan Anindia Putri dapat melihat jelas wajah pelaku, kemudian pelaku tiba-tiba berlari ke arah tempat sepeda motor korban diparkir. Ketika itu, terduga pelaku mengambil dua handphone yang disimpan di dashboard sepeda motor korban.

“Setelah itu pelaku lansung melari ke kebun kelapa yang berada di sebelah timur tambak ikan,” ujar AKP Hanafi mewakili Kapolres Bima.

Setelah melaksanakan penyelidikan, Tim Puma berhasil mendapatkan salah satu android yang telah dijual pelaku sebelum ditangkap.“Kamis 16 Desember 2020, sekitar pukul 03.00 Wita, Tim Puma mendapatkan info bahwa pelaku sedang berada di rumahnya, sedang tidur,” pungkas AKP Hanafi. [B-11]