Dijanjikan Mobil Potong Padi, Warga Lune Diduga Ditipu Joyo Pai Hingga Rp30 Juta -->

Iklan Semua Halaman

.

Dijanjikan Mobil Potong Padi, Warga Lune Diduga Ditipu Joyo Pai Hingga Rp30 Juta

Wednesday, December 2, 2020
Kwitansi tanda penyerahan dan penerimaan pada awal permintaan hingga empat kali permintaan yang di isi dalam penambahan dalam kwitansi yang satu. Foto Poris Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Sarifudin H. Ibrahim alias One, pria (37) warga Desa Lune, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu mengaku diduga ditipu oleh seorang pria berinisial MF Y alias Joyo Pai hingga mencapai Rp30 juta. 


Uang sebesar Rp30 juta dimintai secara bertahap dengan dijanjikan akan memberikan mobil pemotong padi (Combine), namun faktanya, hingga detik ini mobil yang dijanjikan tersebut tak kunjung datang.


One menerangkan, pria yang pernah gagal dalam memperebutkan kursi Legislatif DPRD Kabupaten Dompu pada bulan April 2019 lalu ini, meminta uang kepadanya sejak bulan Februari tahun 2019 lalu.


"Awal dia (Joyo Pai, red) minta uang pada bulan Februari 2019 lalu senilai Rp10 juta, kemudian, selang 10 hari, dia minta lagi Rp10 juta, selang sepuluh hari, dia minta lagi Rp5 juta dan terakhir dia minta lagi Rp5 juta, empat kali dia minta," terang One, Senin (30/11/2020) sore.


Akibat merasa tak tahan dengan janji Joyo Pai, One berinisiatif untuk menagih janji itu, hingga pada bulan Agustus 2019 lalu, One mendatangi tempat Joyo Pai, tetapi One lagi-lagi diiming-imngi dengan hand tracktor.


"Pada bulan Agustus tahun lalu, saya bersama Babinsa mendatangi tempat dia (Joyo Pai, red) untuk menagih janjinya, tetapi dia bilang akan memberi mobil hand traktor," ungkapnya.

Lembaran belakangan kwitansi serah terima uang dan nama-nama saksi. Foto Poris berita11.com

One kembali menjelaskan, setelah bulan Agustus, tepatnya pada tanggal 12 September 2020, One kembali mendatangi Joyo Pai, namun dirinya lagi-lagi dipulangkan dengan harapan palsu.


"Ketika ditelpon dia bilang dalam waktu dekat saja, tunggu besok, lusa, kadang ditelpon juga nggak diangkat pada hal aktif nomornya, hingga akhir-ahir ini nomornya jarang diaktifkan lagi," terang One.


Sementara, Joyo Pai saat konfirmasi pertama kali via messenger pada Jumat (13/11) dini hari, sekira pukul 01.16 Wita mengaku, bahwa saat itu sedang diupayakan dan berjanji dalam waktu satu atau dua hari lagi sembari menunggu pencairan uangnya.


Hingga pada Sabtu (28/11) sore akhir pekan lalu, sekira pukul 16.13 Wita, Berita11.com kembali menghubungi via telpon seluler, namun Joyo Pai lebih memilih enggak untuk mengangkat telpon dan berujung dinon aktifkan.


Hingga berita ini dipublis, upaya untuk dimintai tanggapan tak henti sampai di situ, hingga konfirmasi via WhatsApp pun lebih-lebih enggan untuk membuka dan membalasnya. [B-10]