Hadiri Training Dokumentasi Komunitas Adat, Bidze: Kandai Satu Jejak Sejarah Terkuat -->

Iklan Semua Halaman

.

Hadiri Training Dokumentasi Komunitas Adat, Bidze: Kandai Satu Jejak Sejarah Terkuat

Tuesday, December 29, 2020
Kejora Paramitha saat menghadiri kegiatan Training Pendokumentasian data komunitas adat di Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima. Foto ist.


Bima, Berita11.com - Fasilitator, sekaligus Anggota Dewan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara  (AMAN) Provinsi NTB, Syahrul M menghadiri kegiatan Training Pendokumentasian Data Komunitas Adat di Desa Boro Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Selasa (29/12/2020).


Pada penyampaian materinya, pria fameliar Bidze yang juga pemilik akun facebook Kejora Paramita ini, membeberkan bahwa tepatnya di Lingkungan Dorompana, Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu adalah jejak sejarah yang terkuat pada masa kerajaan dulu.


"Di Desa Boro merupakan pusat kerajaan Sanggar, tempat kegiatan ini, kalau di Kabupaten Dompu pusat kerajaannya ada di Kelurahan Kandai Satu dan memang saya prioritaskan di situ," ungkap Bidze.


Kejora Paramitha menegaskan, komunitas Bima dan Dompu harus berpisah karena Dompu mempunyai jejak sejarah yang tidak kalah hebatnya dengan daerah-daerah lain, Apalagi, di Dompu mempunyai makam Sultan Syamsuddin 


Menurut fasilitator ini, Sultan Syamsuddin Bergelar Sohibul Karomah Wal Fadhillah dan Dewa Ma Wa'a Bata dan dinobatkan sebagai Sultan Pertama di Kabupaten Dompu pada tanggal 24 September 1545 Masehi.

Kegiatan training Pendokumentasian data komunitas adat saat dibuka oleh Kepala Desa Boro. Foto ist.

"Kita harus punya PD (Pengurus Daerah) sendiri. Makanya, paling lambat bulan Februari 2021 kita sudah melaksanakan Rakerda (Rapat Kerja Daerah) untuk pemilihan ketua dan kepengurusan, PD AMAN Kabupaten Dompu," tegas Kejora Paramitha.


Namun semua itu, lanjut Bidze, tergantung rekomendasi dari PD AMAN tingkat Provinsi NTB, karena pada bulan Januari 2021 adalah untuk persiapan segala sesuatunya termasuk data kewilayahannya beserta dokumentasinya.


Keinginan Kejora Paramitha untuk membentuk PD AMAN Dompu diapresiasi dan mendapatkan dukungan penuh dari Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) PD AMAN Kabupaten Bima yakni Ayaturahman.


"Ketua BPH PD AMAN Bima juga sangat mendukung dengan terbentuknya AMAN Dompu dan beliau berharap dan berjanji, bahwa bulan Januari 2021 mendatang PD AMAN Dompu sudah terbentuk," pungkasnya.


Untuk diketahui, kegiatan Training Pendokumentasian Data Komunitas Adat di Desa Boro Kecakatan Sanggar Kabupaten Bima berlangsung selama dua hari, dimulai Selasa hingga Rabu.


Peserta pelatihan perwakilan dari Kabupaten Dompu diikuti tiga orang kader penggerak PD AMAN satu diantaranya perempuan yang merupakan warga Lingkungan Dorompana Kelurahan Kandai Satu yang tidak jauh dari makam Sultan Syamsuddin yakni Fita Liyanti. [B-10]