Kelompok GAPP Dompu Gelar Seminar Kepemudaan dan Pendidikan Politik -->

Iklan Semua Halaman

.

Kelompok GAPP Dompu Gelar Seminar Kepemudaan dan Pendidikan Politik

Monday, December 7, 2020
Sejumlah anggota kelompok GAPP dan beberapa narasumber usai menggelar kegiatan seminar. Dok. Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Kelompok Gerakan Antusias Pemuda Produktif (GAPP) Kabupaten Dompu menggelar seminar kepemudaan dan pendidikan politik yang berlangsung di Gedung Pemuda Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Minggu (6/12/2020) dimulai pagi hingga siang sekira pukul 14.00 Wita.


Kegiatan yang mengusung tema "Terciptanya Visi Monoloyalitas Demokrasi dan Hak Konstitusional Bagi Pemilu Cerdas" ini dibuka oleh legislator Ir. Muttakun dan dihadiri komusioner KPU Yaser Arafah, S.Sos, Ketua KNPI Syarif Lafath, S.Pdi dan Dosen STKIP YAPIS Dompu, Ilyas Yasin. M.Pd.


Ketua Kelompok GAPP M Fauzi kepada Berita11.com mengatakan, sebagai generasi penerus, pemuda terutama pelajar dan mahasiswa harus tangguh dalam menghadapi tantangan yang akan datang.


Hal itu, demi tercapainya tujuan dan cita-cita bangsa dan negara dalam satu gerak langkah yang terarah, terpadu dan berkesinambungan. Maka, generasi muda perlu dipersiapkan secara matang dan usaha persiapan itu melalui program pembinaan generasi muda. 


"Pembangunan membutuhkan generasi muda yang potensial, produktif, kreatif, serta mempunyai inspiratif yang konstruktif," kata Ketua Kelompok GAPP.


Giat tersebut dijadikan wahana bagi generasi muda untuk berimprovisasi dan beraktualisasi diri dalam rangka menginternalisasi apa-apa yang menjadi harapan bagi setiap presepsi untuk mewujudkan kehidupan politik dan demokrasi kususnya lebih khusus di Kabupaten Dompu.


"Selain terciptanya insan-insan generasi muda yang paham dan memiliki integritas serta kualitas sumber daya sebagai penerus kepemimpinan dan pembangunan daerah," bebernya.


Dengan giat yang digelar diharapkan terwujudnya responsibiltas generasi muda terhadap kondisi kekinian yang dialami daerah terutama Kabupaten Dompu. 


"Giat ini sebagai jalan untuk melakukan gerakan-gerakan pembaharuan terhadap berpolitik yang secara bersih tanpa money politik," pungkas Fauzi. [B-10]