Peduli Kelestarian Hutan, Mahasiswa STIH MB Manfaatkan Rekreasi dengan Mananam Pohon -->

Iklan Semua Halaman

.

Peduli Kelestarian Hutan, Mahasiswa STIH MB Manfaatkan Rekreasi dengan Mananam Pohon

Sunday, December 27, 2020
Serah terima Bibit untuk ditanam di Resor Soriutu Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu, penyerahan dilakukan Kepala Resor Soriutu Nasrul Agus dan diterima oleh sejumlah Mahasiswa STIH Muhammadiyah Bima. Foto Poris Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Puluhan Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiyah Bima (MB) memanfaatkan momen perjalanan rekreasi pascaujian akhir semester dengan menanm pohon di sepanjang jalan, Minggu (27/12/2020).

 

Kegiatan penanaman pohon dilakukan mulai dari masuk di kawasan argo wisata oi marai, Desa Suka Damai, Kecamatan manggelewa dan di sepanjang pinggir jalan menuju Bendungan Mila, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu NTB.

 

Giat sosial ini dilakukan hanya bertujuan untuk mengembalikan peruntukan hutan sebagai penyangga ekosistem dan sumber mata air.

 

Salah seorang dosen yang juga ikut serta dalam momen tersebut Imaduddin, SH., MH kepada Berita11.com mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian hutan.

Giat penanaman bibit Kayu Kemiri sedang berlangsung. Dokumentasi Berita11.com
 


Menurut Imaduddin, jika hutan tidak dijaga kelestariannya, maka akan berdampak buruk pada banyak hal terutama untuk kelangsungan hidup manusia itu sendiri.

 

“Hutan bukan sekedar menghasilkan oksigen atau tempat berlindungnya satwa, tetapi, hutan juga dapat menghasilkan sumber air yang sangat dibutuhkan oleh manusia, bukan hanya kita, anak dan cucu kita kedepan tentu membutuhkannya,” terang Imaduddin.

 

Dikatakannya, kondisi hutan saat ini jika dipandang secara kasat mata cukup memprihatinkan, baik di wilayah Bumi Nggahi Rawi Pahu (Kabupaten Dompu) maupun di Bumi Ngaha Aina Ngoho (Kabupaten Bima).

 

Kondisi ini bisa menyebabkan bencana alam seperti banjir, kekeringan air, hingga tanah longsor karena ekosistem hutan yang sudah mengalami kerusakan.

 

“Kami hanya memanfaatkan momen ini dengan menanam pohon, kami sadar bahwa hasilnya belum bisa dirasakan atau dinikmati saat ini, tetapi nanti, puluhan tahun mendatang pasti akan terasa terutama oleh anak-anak maupun cucu-cucu kita nanti,” jelasnya.

 

Dosen Imaduddin, Sh.,MH sedang menanam pohon dan Abdul Aziz. Foto Poris Berita11.com.


Selain itu, di momen perjalanan itu, ada kesan tersendiri yang ditinggalkan, untuk itu, pihaknya berharap semoga pemilik tanah bisa merawatnya sehingga pohon yang ditanam bisa berkembang dengan baik.

 

Imaduddin juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) dalam hal ini Resor Soriutu yang telah memfasilitasi berupa bibit.

 

“Kami berterima kasih kepada Kehutanan yang telah memberikan bibit untuk ditanam, semoga masyarakat melihat tanaman itu, lebih-lebih merawatnya, ketika sewaktu-waktu kita melintasi jalan itu pohon yang kita tanam tadinya sudah tubuh besar dan pohon itu menjadi kenang-kenangan di momen itu,” pungkas Imaduddin.

 

Sementara, pihak BKPH Provinsi NTB melalui Kepala Resor Soriutu, Nasrul Agus menyampaikan apresiasi terhadap giat positif yang dilakukan sejumlah Mahasiswa STIH Muhammadiyah Bima dalam melestarikan alam. Menurutnya, hal ini suatu kebanggaan yang luar biasa dan patut dijadikan contoh.  

 

“Kami yang membidangi hal ini, sangat mengapresiasi dan mendukung apa yang menjadi niat baik dari teman-teman mahasiswa STIH Muhammadiyah Bima. Semoga masyarakay punya kesadaran untuk saling menjaga dan melestarikan alam seperti yang dilakukan teman-teman mahasiswa ini,” apresiasi pria sapaan akrab Bang Nas ini sembari tersenyum simpul. [B-10]

Abdul Azis Mahasiswa STIH Muhammadiyah Bima sedang menanam. Dok. Berita11.com


Ahmad Abbas Mahasiswa STIH Muhammadiyah Bima sedang menanam bibit Kayu kemiri. Dok. Berita11.com