Polhut dan Pamhut BKPH TOPASO Tanam 15 Ribu Batang Kayu dan Tanaman Berbuah di Hu'u -->

Iklan Semua Halaman

.

Polhut dan Pamhut BKPH TOPASO Tanam 15 Ribu Batang Kayu dan Tanaman Berbuah di Hu'u

Thursday, December 24, 2020
Sedang mengangkut bibit dari lokasi penampungan ke lokasi kegiatan penanaman. Foto ist


Dompu, Berita11.com - Polisi Kehutanan dan sejumlah Personel Pengamanan Hutan (Pamhut) dari Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Tofo Pajo Soromandi (TOPASO) lakukan penanaman kurang lebih 15 ribu batang kayu dicampur dengan tanaman berbuah, Kamis (24/12/2020) pagi.


Penanaman ini dilakukan di lokasi so Simbi, Desa Hu'u, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, tepatnya di depan tempat pariwisata Lakey Bech dengan luas sekitar 50 heaktar dan jenis bibit yang ditanam adalah jenis kayu Kemiri, Nangka dan Srikaya (groso).


Kegiatan pengayaan tanaman Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang bekerjasama dengan BPDASHL Dodokan Moyosari UPT Kementerian LHK di bawah koordinator Kepala Resort Pajo II, Julkarnain, kepala resort Pajo I, Adirman, SP dan Kepala Resort Soriutu Nasrul Agus.


Giat yang dilakukan bertujuan selain bagian dari upaya rehabilitasi hutan dan lahan untuk mengembalikan fungsi hutan dan ekosistemnya, juga menahan laju degradasi hutan akibat perambahan hutan yang semakin massif. 


Selain itu, juga mengembalikan habitat satwa seperti madu yang merupakan mata pencaharian masyarakat di sekitarnya dan mengupayakan kembalinya destinasi pariwisata Lakey agar bisa kembali hijau, asri dan nyaman.


Kepala Resort Soriutu Nasrul Agus kepada Berita11.com mengatakan, dengan ditanami tanaman buah-buahan, masyrakat di sekitarnya bisa menikmati buah daripada yang ditanam, sehingga vegetasi tegakan utuh dan tidak ditebang.


"Itu polanya, dan nanti hasil dari tanaman buah tersebut bisa dijual atau dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar guna menambau kebutuhan mereka sehari-hari," kata pria yang biasa disapa akrab Bang Nasrul ini.


Dikatakannya, kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang dilakukan Tim BKPH TOPASO ini diharapkan kepada masyarakat bisa menjaga dan merawatnya sehingga melahirkan slogan "Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera".


"Semoga dengan sudah ditanami tanaman kayu-kayuan dan tanaman buah-buahan di lokasi tersebut, masyarakat disekitar itu bisa merawat, menjaga agar proses pertumbuhannya terjaga dan hasilnya bisa maksimal," harap Bang Nasrul. [B-10]