Prodi PJKR STKIP Tamsis Bima Gelar Workshop PMK KKNI Berbasis KTI -->

Iklan Semua Halaman

.

Prodi PJKR STKIP Tamsis Bima Gelar Workshop PMK KKNI Berbasis KTI

Saturday, December 12, 2020
Suasana Workshop Pengembangan Mutu Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Berbasis Karya Tulis Ilmiah yang Digelar Program Studi S1 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi STKIP Taman Siswa Bima di Auditorium Sudirman, Sabtu (12/12/2020).


Bima, Berita11.com— Terus berlari, sepertinya itu kata yang sesuai untuk Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima. Selain karena baru "dikalungi" Akreditasi B, tiga pengajar bergelar doktor, pengangkatan Kaprodi baru, juga beragam kegiatan keilmuan berkali-kali digelar.

Lagi, untuk meng-upgrade capaian itu, Prodi PJKR sekolah tinggi berjuluk Kampus Merah itu menggelar Workshop Pengembangan Mutu Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (PMK KKNI) Berbasis Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Ketua STKIP Tamsis Bima, Dr Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si., mengatakan, pihaknya akan terus melakukan berbagai capaian. Karena itu, ia menekankan pada setiap Prodi agar tidak nyaman dengan capaian yang ada.

"Kami harap, Prodi tidak terlena, dengan capaian yang ada. Tapi harus mampu juga perlu dan harus melakukan upgrade capaian. Terkait KKNI, tentu Prodi harus terus berkembang dan mengembangkan diri," ujar sosok yang akrab disapa Ibnu tersebut saat menyampaikan welcome speech di lokasi kegiatan, Auditorium Sudirman STKIP Tamsis Bima, Sabtu (12/12/2020).

Kepada peserta, dia menekankan untuk mengikuti kegiatan hingga selesai. Dia berharap, Prodi PJKR bisa begerak cepat untuk kesuksesan ke depannya. "Semoga ini bisa menjadi kegiatan yang sangat berkah. Membangun alam berpikir. Salah satu pintu masuk menuju kesuksesan," pungkasnya. 




Sebelumnya, Kaprodi PJKR, Dr Irfan S.Pd., M.Or., mengatakan rasa optimisnya untuk menaklukkan tantangan yang ada. Meski baru saja "ganti kulit" pihaknya tidak akan terlena.

"Kami baru saja mendapatkan Akreditas B, tetapi tantangan masih banyak yang harus segera ditaklukkan. Salah satunya dengan mengembangkan mutu kurikulum KKNI. Itulah dasar dari dibentuknya kegiatan ini (workshop, red),” paparnya.

Pantauan media ini, kegiatan berlangsung lancar. Puluhan mahasiswa dan dosen terlihat hadir dan mengikuti kegiatan. Workshop dibuka sekira pukul 09.00 Wita. Hadir saat kegiatan, kedua pemateri, Dr Syahruddin M.Kes yang berasal dari Universitas Negeri Makassar dan Dr Asim yang berasal dari Universitas Negeri Malang. [B-19]