Berturut-turut, Dua Bocah di Bima Tewas Tenggelam Terseret Arus -->

Iklan Semua Halaman

.

Berturut-turut, Dua Bocah di Bima Tewas Tenggelam Terseret Arus

Friday, January 1, 2021
Bocah Korban Tenggelam Dievakuasi Babinsa Tente dan Tim SAR. Foto Ist.


Bima, Berita11.com— Dua hari berturut-turut bocah berusia empat tahun dan 10 tahun tewas tenggelam setelah terseret arus banjir. Peristiwa naas itu dialami Fatan Lusiyanto, warga Dusun Sukamaju Desa Tente Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Jumat (1/1/2021) siang.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat dicari tim gabungan. Perisitiwa itu berawal saat korban dan sejumlah bocah lain bermain di sungai di belakang Pasar Tente Kabupaten Bima. Saat itu korban terjatuh di sungai dan terseret air. Melihat peristiwa tersebut, sejumlah bocah lain berlari ke pemukiman penduduk sekitar dan menginformasi peristiwa yang dialami korban kepada sejumlah warga.

Tak lama atau lebih kurang 30 menit kemudian, Kades Tente Kecamatan Woha, Kabuapten Bima Azhar SE, Babinkamtibmas Desa Tente Aipda Thalib serta Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tente Serka Faris tiba di lokasi membantu mencari dengan menyelam menggunakan tali dan bambu.

Menurut warga di lokasi, kondisi hujan dan air sungai yang keruh serta dalam menyulitkan Babinsa, Babinkamtibmas dan Kades bersama warga dalam menyelaman mencari korban. Pada pukul 15.10 Wita, Babinkamtibmas meminta tim melakukan slaber sekali lagi dengan berbaris sambil menyelam, sehingga salah satu warga mendapatkan kaki anak tersebut. korban kemudian dievakuasi ke luar dari sungai dan dievakuasi menuju Puskesmas Woha, Kabupaten Bima.

Setelah tiba di Puskesmas Woha, korban ditanyakan petugas setelah meninggal dunia. Tak lama, korban dibawa ke rumah duka menggunakan ambulan Puskesmas. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah kerabat korban tampak terpukul.



Sehari sebelumnya pada Kamis, 31 Desember 2020 seorang bocah empat tahun bernama Fadhil putra Pasutri Amiruddin dan Hadijah, warga Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabuapten Bima ditemukan meninggal dunia setelah dicari beberapa jam. Korban meninggal setelah terpeleset dan terseret arus banjir saat bermain sekitar parit di belakang Madrasah Aliyah Negeri 3 Bima yang berada tak jauh dari rumahnya.

Korban ditemukan di sawah di belakang kantor Telkom Sila, Kabupaten Bima setelah upaya pencarian oleh tim SAR Bima, anggota Polsek Bolo bersama warga. [B-12]