Awalnya Cari Porang, Pria di Dompu Malah Pulang Jasadnya Akibat Jatuh di Tebing -->

Iklan Semua Halaman

.

Awalnya Cari Porang, Pria di Dompu Malah Pulang Jasadnya Akibat Jatuh di Tebing

Thursday, February 4, 2021
Warga Desa Saneo sedang memulangkan jasad Fernando usai terjatuh di tebing so Tamba Jara. Foto ist.


Dompu, Berita11.com - Innailaihi wa innailaihi roziun, warga Dusun Saneo III, Desa Saneo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu NTB diwarnai dengan Isak tangis atas pemulangan jasad Fernando M. Ali pria 26 tahun, Rabu (3/2/2021) sore.


Peristiwa naas dialami almarhum bermula ia mencari Porang dengan mendatangi lokasi tebing So Tamba Jara yang terletak di sekitar hutan Saneo.


Namun hendak mengambil Porang yang ada di tebing yang ketinggian kurang lebih 20 Meter, almarhum diduga terpeleset sehingga terjatuh dan meninggal dunia.


Informasi yang dihimpun melalui warga setempat Bung Fudin yang dikutip dari dicerita adik kandung korban Oma, berusia kisaran 22 tahun yang menemani saat pergi mencari Porang.


Adiknya yang berjarak lebih kurang 5 meter saat melihat korban terjatuh, spontanitas berteriak dan memanggil korban sehingga didengar oleh warga yang hendak melakukan strum Moa atau ikan Sidat (Duna) di sekitar lokasi tebing.


"Beberapa orang warga termasuk orang tua korban saat duduk seraya ngobrol tiba-tiba mendengr teriakan memanggil, akhirnya mereka pun spontan berlari dan menuju sumber suara," urai Bung Fudin yang dikutip dari cerita adik korban. 


Setelah sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) beberapa orang warga yang hendak strum Moa atau ikan Sidat (Duna) tadi, melihat korban dalam keadaan kondisi yang mengenaskan di bawah ujung tebing tersebut.


"Orang tua korban bersama warga lainnya bergerak turun guna memeriksa kondisi korban, ternyata, korban diketahui sudah tidak bernyawa (meninggal dunia)," ungkapnya.


"Korban dievakuasi dengan cara menggunakan tandu dari kain sarung dan menggotongnya dengan menggunakan kayu yang berukuran panjang," sambung Bung Arif.


Mengetahui peristiwa itu, sekira pukul 18.30 Wita, Kapolsek Woja bersama anggota juga rombongan masyarakat Desa Saneo melakukan penjemputan almarhum. 


Namun, di tengah perjalanan Polisi dan warga berpapasan dengan rombongan warga dan keluarga korban yang sedang membawa jasad korban, selanjutnya korban dibawa dengan menggunakan mobil patroli. 


Informasi yang dihimpun, jenazah korban diketahui rencananya akan dikebumikan pada Kamis (4/2) pagi ini di tempat pemakaman umum desa setempat. [B-10]