Berkas Perkara Dugaan KDRT Legislator APS kembali Bergulir di Kejari Dompu -->

Iklan Semua Halaman

.

Berkas Perkara Dugaan KDRT Legislator APS kembali Bergulir di Kejari Dompu

Tuesday, February 2, 2021
Kasi Pidum Kejari Dompu Islamiyyah SH, MH, Dok. Poris Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu telah menerima kembali berkas perkara kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menjerat oknum legislator DPRD Dompu berinisal APS sebagai Tersangka.


Berkas yang bergulir dilimpahkan penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dompu ini, akan kembali diteliti pihak Jaksa Penutup Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu.


Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejari Dompu Islamiyyah SH, MH, membenarkan telah menerima kembali berkas kasus KDRT tersebut dari Satreskrim Polres Dompu. 


"Iya benar, berkasnya sudah kami terima, Polres Dompu mengirim ke sini kemarin, Senin (1/2)," ungkap Islamiyyah SH, MH, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (2/2/2021) siang.


Diakui Islamiyyah SH, MH, berkas ini pun baru disposisi oleh dirinya dan akan diserahkan kepada Jaksa Penutup Umum (JPU) untuk kembali diteliti. 


"Mengenai sudah sejauh mana perkembangan penyidikan terhadap kasus ini, itu saya belum tau mengingat berkasnya baru dikirim ke kami," katanya. 


Berkas ini pun lanjut Islamiyyah SH, MH, akan kembali diteliti selama waktu 7 hari, guna mencari tau apakah berkasnya sudah lengkap atau masih ada kekurangan. 


"Kalau berkasnya sudah lengkap formil dan materilnya, maka tentu tinggal di P21," ungkapnya.


"Sebaliknya, kalau masih ada kekurangan (formil dan materil), berkasnya akan dikembalikan lagi (P19) atau kembali berkoordinasi dengan penyidik," sambungnya. 


Ditanya, jika berkas perkara yang menjerat oknum Legislator ini dinyatakan P21, apakah Tersangka akan ditahan? 


Menyikapi hal itu, Islamiyyah SH, MH, menjelaskan, terkait hal itu, dirinya belum bisa menjelaskan mengingat berkas kasus tersebut masih diteliti.


"Kita lihat perkembangannya nanti," terangnya.


Sebelumnya, berkas kasus KDRT ini dikembalikan atau P19 dari Kejari Dompu guna dilakukan penyempurnaan untuk tahap pertama dan diterima kembali Senin kemarin. [B-10]