Dongkrak Kapasitas Pemuda Dorompana, MAKADANA Gelar Diskusi di Atas BSD -->

Iklan Semua Halaman

.

Dongkrak Kapasitas Pemuda Dorompana, MAKADANA Gelar Diskusi di Atas BSD

Friday, February 12, 2021
Diskusi sedang berlangsung. Foto Poris Berita11.com.


Dompu, Berita11.com - Untuk mendongkrak kapasitas dan potensi pemuda Bukit Sultan Lingkungan Dorompana, Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu NTB.


Lembaga Majelis Sakaka Dana Dompu (MAKADANA) menggelar diskusi atau sharing terkait sejarah dan budaya dompu di atas Bukit Sultan Dorompana (BSD), Kamis (11/2/2021) malam.


Pada kegiatan ini, turut hadir Lurah Kandai Satu, Dedy Arsyik, S.Sos, Koordinator Wilayah (Korwil) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kabupaten Dompu Bung Fudin, Ketua GONG 2000 Hendra Cipta, ST.


Kemudian, hadir pula Pembina MAKADANA yakni Abdul Jabar Haq dan pemerhati budaya Syafrudin, ST, MT, sedangkan pembicara pada kesempatan ini adalah ketua Lembaga MAKADANA yakni Muhammad Redo Iradat.


Menurut Muhammad Redo Iradat, kegiatan tersebut sengaja diadakan guna memberikan edukasi atau menerapkan terhadap pemuda Dorompana tentang sejarah Dompu baik pada masa kerajaan maupun pada era kesultanan Dompu.


"Kita sebagai generasi pemerhati budaya punya tanggung jawab terhadap adik-adik ini, mereka harus diberi suport dan penguatan kapasitas agar memahami tentang sejarah dan budaya Dompu," kata Muhammad Redo Iradat.


Dijelaskannya, bagi pemuda yang mempunyai pemerhati budaya harus diberikan pemahaman tentang sejarah maupun budaya, jadi bukan hanya keterkaitan dengan kepariwisataan saja.


Jika mereka sudah paham dan memahami lantar belakang sejarah dan budaya dompu lebih khusus di Kandai Satu, mereka tidak kesulitan ketika ditanya oleh pengunjung.


"Mereka harus kuat konsep dan pondasi tentang pengetahuan sejarah dan budaya, sebelum mereka didatangi atau dikunjungi para wisatawan," katanya. 


Lebih jauh, berhubung semua potensi pariwisata sejarah maupun budaya semua ada di Kandai Satu diharapkan Kandai Satu menjadi destinasi wisata yang tematik seperti di daerah-daerah lain.


"Semoga Kandai Satu menjadi kelurahan tematik, sehingga menjadikan destinasi wisata ziarah dan sejarah yang terkenal," harapnya. [B-10]