Empat Rumah Warga Bima Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah -->

Iklan Semua Halaman

.

Empat Rumah Warga Bima Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Sunday, February 21, 2021
Kondisi saat Api Melahap Rumah Korban di Dusun Oi Saja, Desa Nata, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Minggu (21/2/2021). 


Bima, Berita11.com—Empat rumah warga RT 07/03, Dusun Oi Saja, Desa Nata, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat ludes dilahap si jago merah, Minggu (21/2/2021) pagi. Kerugian para korban ditaksir ratusan juta dalam insiden ini.

Informasi yang dihimpun Berita11.com, api diduga berasal dari rumah milik M Saleh Talib sekira pukul 06.00 Wita. Tidak berselang lama, terdengar suara ledakan yang diduga dari tabung gas di rumah M Saleh Talib. Seketika api membesar dan merembet di bangunan sekitarnya.

Sejumlah warga yang panic berupaya memadamkan dengan peralatan seadanya mengunakan air dari got dan parit. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 07.00 Wita setelah warga bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat serta dibantu mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, dikerahkan ke TKP.

Insiden kebakaran dibenarkan warga setempat, Amin. Kobaran api awalnya berasal dari rumah milik M Saleh Talib.

Informasi lain yang diperoleh, akibat insiden tersebut, rumah pangung 12 tiang milik M Saleh Talib (58 tahun) rata dengan tanah dan nilai kerusakan ditaksir Rp85 juta. Kebakaran juga menyebabkan kerusakan berat pada rumah permanen milik Arif Rahman (29 tahun). Nilai kerusakan ditaksir Rp120 juta.




Selain itu, dampak kebakaran juga menyebabkan kerusakan ringan terhadap rumah panggung 9 tiang milik Hadija (67 tahun) dan nilai kerusakan ditaksir Rp30 juta serta kerusakan ringan rumah permane milik Burhan M Amin (45 tahun), dengan nilai kerusakan ditaksir Rp 15 juta.

Pasca kebakaran tersebut, petugas PLN dan pihak kepolisian melakukan penyelidikan penyebab kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh harta benda milik korban tak ada yang dapat diselamatkan. [B-12]